Konten dari Pengguna

9 Daftar Fenomena Langit September 2026 yang Memanjakan Mata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fenomena langit September 2026. Foto: Pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fenomena langit September 2026. Foto: Pexels.com.

Fenomena langit merupakan peristiwa alam yang terjadi di ruang angkasa ataupun lapisan atmosfer. Meskipun terjadi di ruang angkasa, peristiwa ini dapat disaksikan manusia dari permukaan bumi.

Memasuki bulan September 2026, langit mengalami beberapa fenomena astronomi yang dapat Anda saksikan. Bulan September juga menandai kembalinya musim gugur di Belahan Bumi Utara yang menjadi waktu terbaik untuk melihat aurora.

Lantas, apa saja fenomena langit September 2026? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

9 Daftar Fenomena Langit September 2026

Ilustrasi fenomena langit September 2026. Foto: Sami Matias Breilin/Unsplash.com.

Mengutip dari laman resmi National Geographic, terdapat 9 fenomena langit yang akan terjadi di bulan September. Apa saja?

1. Konjungsi Bulan Mars (6-7 September 2026)

Bulan sabit dan Mars akan tampak berdekatan dengan jarak sekitar tiga derajat atau selebar tiga jari kelingking. Fenomena ini akan terjadi pada tanggal 6 hingga 7 September 2026. Pemandangan ini dapat dilihat di cakrawala timur sekitar pukul 3 pagi waktu setempat.

Lalu 90 menit kemudian, Jupiter akan terbit dalam garis diagonal di belakang keduanya. Saturnus juga akan terlihat di langit barat daya. Planet-planet ini akan tetap terlihat hingga fajar.

2. Bulan Bertemu Jupiter (8 September 2026)

Pada tanggal 8 September, bulan akan bergabung dengan Jupiter beberapa jam sebelum matahari terbit. Keduanya akan bergerak di atas cakrawala timur, dan dapat diamati pada pukul 4 pagi waktu setempat. Planet akan tetap terlihat hingga matahari terbit.

3. Bulan Baru (11-12 September 2026)

Bintang akan menunjukkan sinarnya yang paling terang pada malam bulan baru, ketika batuan angkasa di sekitarnya tidak menghasilkan cahaya. Dalam kondisi gelap gulita itu, Anda dapat melihat galaksi, nebula, dan pusat galaksi Bima Sakti yang terang pada tanggal 11 hingga 12 September 2026. September akan menjadi bulan terakhir di tahun 2026 di mana inti Bima Sakti di Belahan Bumi Utara dapat terlihat.

4. Bulan Mendekati Venus (14 September 2026)

Ilustrasi fenomena langit September 2026. Foto: Pexels.com.

Langit sore hari akan terlihat lebih mempesona pada tanggal 14 September 2026. Setelah matahari terbenam, bulan sabit akan muncul dalam jarak lima derajat dari Venus di atas cakrawala barat.

Berbeda dari fenomena lainnya, Anda tidak perlu menyaksikan pemandangan ini saat dini hari. Keduanya akan terlihat selama sekitar satu jam tepat setelah matahari terbenam.

5. Venus Mencapai Puncak Kecerahan (18 September 2026)

Pada malam tanggal 18 September 2026, Venus akan mencapai magnitudo paling terangnya sepanjang penampakan malamnya di tahun 2026. Magnitudo akan mencapai -4,8, yang tidak akan terlihat jauh berbeda dari malam-malam sebelumnya atau sesudahnya. Meskipun demikian, fenomena ni tetap layak untuk diperhatikan.

Venus adalah salah satu objek langit yang paling mudah ditemukan, bahkan di kota-kota yang terang sekalipun. Planet ini akan muncul tepat setelah matahari terbenam di dekat cakrawala barat. Selain itu, Anda juga dapat melihat Merkurius yang berada di sampingnya.

6. Ekuinoks Musim Gugur dan Peningkatan Aktivitas Aurora (22 September 2026)

Musim gugur di Belahan Bumi Utara secara resmi dimulai pada tanggal 22 September 2026 malam. Pada saat ini, ekuinoks juga diketahui akan menghasilkan aurora borealis di atas rata-rata karena terpengaruh kemiringan Bumi.

Meskipun puncak aurora selama 11 tahun terakhir mungkin telah berakhir, tetapi aurora tahun ini pun tetap memanjakan mata, terutama jika disaksikan dari lintang arktik.

7. Mars Bergabung dengan Gemini (25 September 2026)

Konstelasi Gemini popular dengan dua bintang kembarnya, yakni Castor dan Pollux. Pada pagi hari tanggal 25 September 2026, keluarga bintang ini akan bertambah untuk sementara waktu.

Mars akan sejajar hampir mendekati Castor dan Pollux, menciptakan trio yang mudah dilihat di langit timur. Castor berada di atas, Pollux di tengah, dan Mars yang berwarna jingga di bagian bawah. Selain itu, Jupiter juga dapat dilihat ketika fenomena ini terjadi.

8. Bulan Purnama Panen (26 September 2026)

Terbitnya bulan purnama dapat disaksikan pada tanggal 26 September 2026. Bulan purnama yang disebut sebagai bulan purnama panen akan mencapai puncak terangnya tepat sebelum pukul 1 siang ET atau 00.00 WIB.

Bulan akan tampak besar, terang, dan berwarna oranye di dekat cakrawala karena adanya trik optik yang dikenal sebagai ilusi bulan. Saturnus juga akan mengikuti bulan bergerak bersama. Bagi yang memiliki teleskop, Neptunus juga dapat dilihat.

9. Galaksi Andromeda (Sepanjang bulan)

Galaksi Andromeda adalah galaksi besar terdekat dengan Bima Sakti. Galasi ini merupakan galaksi spiral yang akan terlihat jelas di bawah langit gelap dan terpencil.

Tanpa menggunakan alat apa pun, Anda dapat melihatnya dalam bentuk bercak samar. Tetapi akan lebih mengesankan apabila dilihat melalui teropong atau teleskop kecil. Fenomena ini dapat diamati sepanjang malam, dan akan berada di titik tertinggi langit pada pukul 1 pagi waktu setempat.

Baca juga: Urutan Planet Terpanas di Tata Surya, Bumi Urutan ke Berapa?

(MFT)