Urutan Planet Terpanas di Tata Surya, Bumi Urutan ke Berapa?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap planet di Tata Surya memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk suhu permukaannya. Perbedaan suhu tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya jarak planet dari Matahari. Secara umum, semakin dekat posisi sebuah planet dengan Matahari, semakin besar pula energi panas yang diterimanya.
Namun, anggapan bahwa planet terdekat dengan Matahari menjadi yang paling panas tidak sepenuhnya benar. Merkurius, yang berada paling dekat dengan Matahari, ternyata bukanlah planet terpanas di Tata Surya.
Lantas, planet manakah yang paling panas di Tata Surya? Simak artikel ini yang akan membagikan urutan planet terpanas di Tata Surya.
Urutan Planet Terpanas di Tata Surya
Disadur dari Entri.app dan My Tutor Source, berikut urutan planet terpanas di tata surya:
1. Venus
Suhu rata-rata: 471 derajat Celcius
Venus merupakan planet terpanas di Tata Surya dengan suhu permukaan mencapai sekitar 471 derajat Celsius. Temperatur ekstrem tersebut bahkan cukup tinggi untuk melelehkan beberapa jenis logam.
Meski bukan planet yang paling dekat dengan Matahari, Venus memiliki suhu yang lebih panas dibandingkan Merkurius. Hal ini disebabkan oleh atmosfernya yang sangat tebal, yang tersusun atas karbon dioksida dan lapisan awan asam sulfat. Atmosfer tersebut mampu menjebak panas sehingga suhu di permukaan Venus terus meningkat.
Selain faktor atmosfer, keberadaan ribuan gunung berapi di Venus juga berperan dalam menyimpan panas dalam jumlah besar.
2. Merkurius
Suhu rata-rata di siang hari: 430 derajat Celcius
Suhu rata-rata di malam hari: -180 derajat Celcius
Merkurius merupakan planet terpanas kedua di Tata Surya. Suhu permukaan planet ini mencapai sekitar 430 derajat Celsius. Meskipun menjadi planet yang paling dekat dengan Matahari, Merkurius tidak memiliki atmosfer tebal yang mampu mempertahankan panas dalam jumlah besar.
Akibatnya, panas dari Matahari lebih mudah dilepaskan kembali ke luar angkasa.
3. Bumi
Suhu rata-rata: 16 derajat Celcius
Bumi berada di urutan ketiga dalam daftar planet terpanas di Tata Surya dengan suhu permukaan rata-rata sekitar 16 derajat Celsius. Suhu yang relatif stabil ini dipengaruhi oleh atmosfer Bumi yang terdiri dari nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida.
Kandungan karbon dioksida berperan dalam proses efek rumah kaca yang membantu menjaga suhu planet tetap ideal untuk mendukung kehidupan.
4. Mars
Suhu rata-rata: -28 derajat Celcius
Mars berada di urutan keempat dalam daftar planet terpanas di Tata Surya. Karena jaraknya sangat jauh dari Matahari, suhu permukaan Mars rata-rata hanya mencapai sekitar -28 derajat Celsius. Selain itu, atmosfer Mars yang jauh lebih tipis dibandingkan Bumi sehingga planet ini tidak mampu mempertahankan panas dengan baik.
5. Jupiter
Suhu rata-rata: -108 derajat Celcius
Kemudian, diurutan kelima ada Jupiter dengan suhu rata-rata sekitar -108 derajat Celsius. Atmosfer planet ini sebagian besar tersusun atas hidrogen dan helium, dua unsur yang juga menjadi komponen utama Matahari.
Namun, suhu Jupiter tetap jauh lebih rendah dibandingkan Matahari karena jaraknya yang sangat jauh dari sumber panas utama tersebut.
6. Saturnus
Suhu rata-rata: -138 derajat Celcius
Saturnus memiliki suhu rata-rata sekitar -138 derajat Celsius. Kondisi ini dipengaruhi oleh jaraknya yang sangat jauh dari Matahari, yaitu sekitar 1,48 miliar kilometer, sehingga Saturnus hanya menerima sedikit energi panas.
7. Uranus
Suhu rata-rata: -195 derajat Celcius
Uranus berada di urutan berikutnya setelah Saturnus dengan suhu rata-rata mencapai sekitar -195 derajat Celsius. Selain dipengaruhi oleh jaraknya yang sangat jauh dari Matahari, suhu ekstrem Uranus juga disebabkan oleh atmosfernya yang mengandung awan dengan kristal es metana.
8. Neptunus
Suhu rata-rata: -201 derajat Celcius
Neptunus menjadi planet terdingin di Tata Surya. Suhu rata-ratanya mencapai sekitar -201 derajat Celsius. Suhu ekstrem tersebut disebabkan oleh jaraknya yang sangat jauh dari Matahari, sehingga energi panas yang diterima Neptunus sangat sedikit.
Baca Juga: Mengenal Susunan Tata Surya yang Terdiri dari Berbagai Benda Langit
(NSF)
