9 Langkah Pengujian Keputusan Guru Penggerak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Guru Penggerak merupakan salah satu program unggulan Kemendikbud untuk meningkatkan kompetensi para guru. Program ini mengajak para guru-guru terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia.
Dalam praktiknya, peserta Guru Penggerak akan menjalani banyak kegiatan yang meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan. Diharapkan pelatihan tersebut dapat membuat guru menerapkan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan.
Apa Guru Penggerak?
Mengutip keterangan sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id, Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif, dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya.
Tujuannya agar para guru dapat mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.
Peran Guru Penggerak
Ada beberapa peran khusus yang perlu dijalankan Guru Penggerak, yaitu:
Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya
Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.
9 Langkah Pengujian Keputusan Guru Penggerak
Merujuk pada buku Bergerak Bersama Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 karya Agus Sumarna (2024), berikut adalah langkah-langkah yang menjadi pertimbangan Guru Penggerak dalam mengambil keputusan:
Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi tertentu.
Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi tersebut.
Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi tersebut.
Pengujian benar atau salah.
Pengujian paradigma benar dan benar.
Melakukan prinsip resolusi.
Investigasi Opsi Trilemma.
Buat keputusan dan komunikasikan dengan jelas.
Lihat lagi keputusan itu, lalu refleksikan.
4 Paradigma dan 3 Prinsip Pengujian Keputusan Guru Penggerak
Selain itu, ada juga empat paradigma dan tiga prinsip pengujian keputusan Guru Penggerak. Secara umum, ada empat kategori paradigma yang kerap terjadi dalam berbagai situasi, yaitu:
Individu melawan kelompok
Artinya, ada pertentangan antara individu melawan kelompok yang lebih dominan atau mayoritas dalam sebuah perkumpulan yang lebih besar itu.
Rasa keadilan melawan rasa kasihan
Pilihannya adalah antara mengikuti aturan "hitam di atas putih" atau melanggar sepenuhnya.
Kebenaran melawan kesetiaan
Terkadang dalam mengambil keputusan, kita harus memilih antara jujur atau setia kepada orang lain. Kejujuran dan kesetiaan ini acap menjadi pertentangan yang berat.
Jangka pendek melawan jangka panjang
Ada kalanya seseorang dihadapkan pada situasi antara mengambil keputusan jangka panjang atau jangka pendek.
Mengenai tiga prinsip pengujian keputusan Guru Penggerak, filosofi yang digunakan adalah Pratap Triloka yang juga menjadi filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara.
Ing ngarsa sung tuladha: Seorang guru harus mampu memberikan contoh baik atau teladan bagi peserta didiknya.
Ing madya mangun karya: Seorang guru harus menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didiknya.
Tut wuri handayani: Guru harus menjadi penggerak yang dapat memotivasi maupun mendorong peserta didiknya dalam mengembangkan potensinya masing-masing.
Dalam penjabarannya, tiga prinsip tersebut disa diwujudkan dalam Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking), dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking).
Baca Juga: 15 Contoh Pertanyaan Tentang KSE Guru Penggerak
(SFN)
