Konten dari Pengguna

Al Ghaniy: Arti, Makna, Cara Meneladani, dan Keutamannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kaligrafi Allah. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Kaligrafi Allah. Foto: Freepik

Umat Muslim dianjurkan untuk selalu meneladani 99 sifat baik Allah dalam Asmaul Husna, salah satunya Al Ghaniy. Secara bahasa, Al Ghaniy berarti berkecukupan, baik menyangkut materi ataupun yang lainnya.

Allah Al Ghaniy artinya Allah Maha Kaya. Dia tidak membutuhkan bantuan apapun dan dari siapa pun sebagaimana firman-Nya dalam Alquran surat Al Baqarah berikut ini:

Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji.” (QS. Al Baqarah: 267).

Seandainya seluruh umat manusia dikaruniai kekayaan, maka semua itu tak ada artinya bila dibandingkan dengan milik Allah SWT. Dan karena hal inilah manusia sangat membutuhkan pertolongan-Nya. Allah SWT berfirman: “Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji.” (QS. Fatir: 15).

Makna Al Ghaniy

Alquran. Foto: Freepik

Diterangkan oleh Imam al-Ghazali dalam buku Agar Keinginan Cepat Terkabul, Allah SWT memperkaya hamba-hamba yang dipilih-Nya dengan limpahan ma’rifah (pengetahuan), ilmu rabbani, dan hakikat keimanan di dalam hati mereka. Sehingga, mereka tidak akan pernah meminta dan bergantung kepada siapapun selain diri-Nya.

Meski mereka berada dalam kesulitan yang amat berat, tidak akan pernah sedikit pun terputus dan tergoyahkan harapannya kepada Allah karena yakin bahwa Dia Maha Kaya. Allah SWT berfirman: “Tiadalah yang melata di muka bumi melainkan Allah telah menanggung rezekinya.” (QS. Hud: 6).

Cara Meneladani Al Ghaniy

Syafi’e el-Bantanie menerangkan dalam buku Rahasia Keajaiban Asmaul Husna, cara meneladani nama dan sifat Al Ghaniy adalah dengan merasa cukup atas apa yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Termasuk juga tidak mengulurkan tangan kepada orang lain, meminta untuk diberi.

Selain itu, kita juga harus memperkaya hati dengan iman dan takwa. Karena kedua hal itulah kekayaan yang sesungguhnya. Kekaayan yang lebih bernilai dari segala yang ada di alam semesta ini, serta yang dapat menolong kita di dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda: “Kekayaan itu bukan karena banyaknya harta, akan tetapi kekayaan yang sejati adalah kekayaan hati.” (HR. Bukhari).

Keutamaan Mengimani Al Ghaniy

Alquran. Foto: Freepik

Adapun beberapa keutamaan dari menyakini Al Ghaniy seperti yang dihimpun dari buku Keutamaan Dzikir dan Doa Asmaul Husnah oleh Hamid Sakti Wibowo dan Mustaqim, yaitu:

  1. Akan menjadikan seseorang semakin bergantung dan bertawakkal kepada Allah SWT, sebab ia meyakini Allah Maha Kaya. Hal ini juga akan menjadikan hatinya selalu tenteram dalam menjalani kehidupan.

  2. Akan membentuknya menjadi penuh harap kepada Allah SWT.

  3. Akan menjadikan orang tersebut bersikap tawadhu’ (rendah hati), tidak pernah sombong apalagi terhadap Allah, karena ia ingat bahwa Allah Maha Kaya yang tidak membutuhkan dirinya dan tidak membutuhkan ibadah serta ketaatannya.

  4. Akan menjadikan orang tersebut selalu bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla, karena Dia-lah yang mencukupi segala kebutuhannya.

  5. Akan menjauhkan seseorang dari memohon kepada selain Allah, karena mereka tidak akan mungkin mampu memenuhi segala kebutuhannya. Hanya Allah, al-Ghaniy, yang Maha Kaya dan memenuhi segala kebutuhannya.

(NDA)