Apa Arti Hablum Minannas? Ini Penjelasan dan Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Hablum minannas" adalah salah satu konsep yang perlu diterapkan umat Islam. Lantas, apa arti Hablum minannas?
"Hablum minannas" secara harfiah memiliki arti "hubungan antara manusia". Istilah kerap dijadikan sebagai konsep dasar manusia dalam menjalin hubungan dengan sesamanya.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai konsep "hablum minannnas", simak penjelasan di bawah ini.
Apa Arti Hablum Minannas?
Dikutip dari buku 160 Materi Dakwah Pilihan karya H. Ahmad Yani, "hablum minannas" adalah frasa dalam bahasa Arab yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "hubungan antara manusia". Frasa ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan hubungan sosial dan interaksi antara manusia, terutama dalam konteks kehidupan beragama.
Dalam Islam, "hablum minannas" mengacu pada kewajiban untuk menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia, saling membantu, dan saling mendukung dalam kebaikan. Hal ini dijelaskan Al-Quran surat Ali Imran ayat 112:
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُواْ إِلاَّ بِحَبْلٍ مِّنْ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَآؤُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُواْ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الأَنبِيَاء بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُواْ يَعْتَدُونَ
Artinya:
"Kehinaan ditimpakan kepada mereka di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka pasti mendapat murka dari Allah dan kesengsaraan ditimpakan kepada mereka.
Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas." (Ali Imran: 112)
Berdasarkan firman Allah di atas, selain "hablum minannas", terdapat konsep yang tak kalah pentingnya, yakni "hablum minalllah". Ini merujuk pada hubungan antara manusia dengan Allah.
"Hablum minallah" menggambarkan ikatan spiritual atau hubungan langsung antara seorang hamba dengan Allah SWT. Hal ini mencakup ibadah, ketaatan, dan pengabdian kepada Allah SWT.
Hubungan ini diperkuat melalui sholat, puasa, sedekah, dan ibadah lainnya yang menghubungkan umat Islam secara langsung dengan Sang Pencipta.
Baca Juga: Perbedaan Hablum Minannas dan Hablum Minallah dalam Ajaran Islam
Contoh Penerapan Hablum Minannas
Menurut Yusuf Wibisono, dkk. dalam buku Persepsi dan Praktik Toleransi Beragama di Kalangan Mahasiswa Muslim dan Non-Muslim, "hablum minannas" meliputi beberapa aspek kehidupan yang mencakup perilaku positif, toleransi, serta komitmen untuk membangun hubungan yang harmonis dan berkesinambungan.
Contoh penerapan "hablum minannas" dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan dalam berbagai situasi, antara lain:
Membangun jaringan sosial: Berinteraksi dan mempertahankan silaturahmi dengan orang lain, termasuk saudara, teman, dan rekan kerja.
Melaksanakan amal ibadah yang bernilai sosial: Menyediakan bantuan bagi orang yang membutuhkan, misalnya memberikan zakat.
Menolak segala bentuk diskriminasi: Meningkatkan toleransi serta mencegah diskriminasi berdasarkan dalam hal agama, ras, kelas sosial, dan gender.
Berpartisipasi dalam aktivitas komunitas: Merancang dan mendorong acara-acara yang membawa manfaat bagi masyarakat, seperti program pembelajaran, olahraga, dan penyaluran informasi.
Merawat lingkungan hidup: Melakukan tindakan yang eco-friendly dan merawat alam semesta, sehingga mempengaruhi hubungan antara manusia dan lingkungan.
Membina hubungan antarumat: Bekerja sama dan mendukung kedamaian antara kaum yang berbeda, seperti Muslim dan non-Muslim.
Memberdayakan anggota masyarakat: Mendukung individu yang memerlukan bantuan ekonomi, seperti petugas kesehatan, guru, dan pelaku usaha kecil.
(SAI)
