Konten dari Pengguna

Apa Itu Excessive Heat yang Muncul di Peringatan Google?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi musim kemarau. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi musim kemarau. Foto: Shutter Stock

Belakangan ini, cuaca panas tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, kondisiini membuat fitur cuaca Google menampilkan peringatan "Excessive Heat" atau panas ekstrem.

Notifikasi ini juga dilengkapi label “Severe Weather Alert” berwarna merah, yang berarti kondisi cuaca cukup berisiko dan perlu diwaspadai. Peringatan tersebut muncul secara otomatis di ponsel, atau saat pengguna mencari informasi cuaca melalui Google.

Fenomena ini tentu membuat banyak orang bertanya. Sebenarnya, apa arti dari Excessive Heat? Mengapa kondisi panas ekstrem muncul belakangan ini? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Peringatan Excessive Heat

Ilustrasi Google. Foto: REUTERS/Aly Song/File Photo

Menurut laman resmi Google Help, peringatan “Excessive Heat” atau “Panas Ekstrem” akan muncul secara otomatis di fitur cuaca Google maupun aplikasi cuaca bawaan ponsel saat kondisi tertentu terpenuhi.

Peringatan ini ditampilkan Google ketika:

  • Kombinasi suhu dan kelembapan mencapai level yang berisiko bagi tubuh, sesuai dengan ambang batas “heat index danger threshold” dari National Weather Service (NWS) Amerika Serikat.

  • Suhu di suatu wilayah jauh lebih tinggi dibanding rata-rata dalam beberapa tahun terakhir.

  • Kondisi panas ekstrem berlangsung setidaknya dua hari berturut-turut.

Artinya, fitur ini tidak sekadar menunjukkan suhu tinggi sesaat, tetapi juga memberikan peringatan bahwa gelombang panas tersebut tidak normal dan berisiko membahayakan kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Apa Itu Excessive Heat?

Ilustrasi cuaca panas Foto: Tim Wimborne/REUTERS

Excessive heat sendiri adalah fenomena cuaca ekstrem ketika suhu udara melonjak tinggi dan berlangsung cukup lama, sehingga berbahaya bagi kondisi fisik manusia.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penyebab utama cuaca yang terasa begitu panas akhir-akhir ini berkaitan dengan pergeseran posisi semu matahari. Saat ini, matahari sedang bergerak ke arah selatan akibat peredaran tahunan bumi mengelilinginya.

Karena letak Indonesia berada di garis khatulistiwa, wilayah selatan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akan menerima pancaran sinar matahari secara lebih langsung saat matahari berada di belahan Bumi selatan, yakni sekitar Oktober hingga Februari.

Pergeseran posisi matahari ini juga berpengaruh terhadap proses pembentukan awan hujan. Biasanya, awan dapat meredam sebagian panas matahari dan membuat suhu terasa lebih sejuk. Masalahnya, saat ini pembentukan awan di wilayah selatan jauh lebih sedikit.

Kondisi langit yang cerah dan minim awan membuat sinar matahari menyinari permukaan bumi secara langsung. Inilah yang menyebabkan suhu udara siang hari meningkat tajam dan cuaca terasa lebih menyengat dibanding biasanya.

Cara Menghadapi Excessive Heat

Ilustrasi aplikasi Info BMKG. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Menghadapi cuaca ekstrem memerlukan persiapan khusus dibandingkan kondisi cuaca lainnya. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar memperhatikan beberapa hal penting berikut sebagai langkah antisipasi:

  • Waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

  • Hindari berada di ruang terbuka saat hujan dengan petir, serta jauhi pohon, bangunan, atau infrastruktur rapuh ketika angin kencang melanda.

  • Gunakan tabir surya dan penuhi asupan cairan tubuh, sebab teriknya cuaca musim kemarau bisa datang sewaktu-waktu.

  • Siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor, yang bisa terjadi kapan saja.

  • Selalu pantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, yakni situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, atau aplikasi InfoBMKG.

Baca Juga: Cuaca Panas Sampai Kapan? Ini Penjelasan BMKG

(ANB)