Apa Itu Kimpul yang Viral di Medsos? Ini Ciri dan Manfaatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini, nama kimpul ramai diperbincangkan di media sosial. Umbi lokal tersebut kembali dikenal luas setelah dipopulerkan oleh kreator konten @black.sheep8208 melalui berbagai kreasi makanan modern.
Lewat video-video unggahannya, ia memperkenalkan kimpul sebagai alternatif pengganti bahan yang umum digunakan dalam berbagai hidangan. Kimpul diolah menjadi menu seperti mashed potato, potato au gratin, hingga arancini, sehingga tampil lebih modern dan menggugah selera.
Berkat kreativitas penyajiannya, konten-konten tersebut berhasil menarik perhatian banyak warganet dan memicu rasa penasaran terhadap umbi ini. Sebenarnya, apa itu kimpul dan mengapa umbi tersebut cocok diolah menjadi berbagai menu modern? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Kimpul?
Dikutip dari buku Ilmu Bahan Makanan karya Desti Ambar Wati dkk., kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian dari kelompok talas-talasan (Xanthosoma sagittifolium). Umbi ini memiliki bentuk yang sekilas menyerupai singkong, tetapi ukurannya lebih pendek dengan kulit berwarna cokelat tua dan bertekstur kasar.
Kimpul juga dikenal dengan sebutan talas Belitung, bentul, atau keladi. Umbi ini kaya akan karbohidrat sehingga kerap dimanfaatkan sebagai makanan pokok pengganti nasi maupun diolah menjadi berbagai hidangan, seperti kimpul rebus atau kukus, getuk kimpul, keripik kimpul, hingga perkedel kimpul.
Kimpul umumnya memiliki tekstur yang lembut, pulen, dan sedikit lengket setelah direbus atau dikukus. Rasanya yang cenderung netral membuat umbi ini mudah diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari makanan tradisional hingga menu modern.
Meski memiliki cita rasa yang lezat, kimpul tetap perlu diolah dengan benar sebelum dikonsumsi. Sebab, umbi tersebut mengandung kalsium oksalat, yaitu kristal kecil yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan alami tanaman terhadap hama. Apabila tidak diolah dengan tepat, senyawa tersebut dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit, mulut, maupun tenggorokan.
Manfaat Kimpul
Kimpul merupakan umbi yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip laman Mega We Care dan buku Teknologi Pengolahan Talas dan Aplikasinya karya Ismail Sulaiman, berikut beberapa manfaat kimpul bagi kesehatan tubuh:
1. Menjadi Sumber Energi
Kimpul kaya akan karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Kandungan tersebut membantu menyediakan energi secara bertahap sehingga tubuh dapat beraktivitas lebih lama.
2. Membantu Menjaga Rasa Kenyang
Karbohidrat kompleks dan serat dalam kimpul dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, keinginan untuk makan secara berlebihan dapat berkurang.
3. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Kandungan serat pada kimpul berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Serat membantu melancarkan buang air besar serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
4. Mengandung Vitamin dan Mineral Penting
Kimpul mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Beberapa zat gizi yang terdapat dalam kimpul antara lain:
Kalium: Membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf.
Tembaga: Dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, jaringan ikat, dan menjaga fungsi sistem saraf.
Vitamin B6: Berperan dalam metabolisme protein, pembentukan sel darah merah, dan mendukung fungsi otak.
Vitamin C: Membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung pembentukan kolagen, serta berperan sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
5. Membantu Melindungi Sel Tubuh
Vitamin C dan senyawa antioksidan yang terkandung dalam kimpul membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan luka.
Baca Juga: 7 Olahan Serba Talas untuk Kudapan Ringan di Rumah
(ANB)
