Konten dari Pengguna

Apa itu Komplikasi Penyakit dan Cara Mencegahnya Bagi Penderita Diabetes

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi komplikasi penyakit. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komplikasi penyakit. Foto: Unsplash

Komplikasi dalam ilmu medis adalah sebuah perubahan yang tidak dikehendaki dari sebuah penyakit. Di mana penyakit tersebut semakin memburuk atau menunjukkan jumlah gejala yang lebih besar dan menyebar ke seluruh tubuh atau berdampak pada sistem organ lainnya. Jadi, komplikasi bukanlah penyakit, namun istilah untuk kondisi di mana beberapa penyakit menyerang sekaligus pada tubuh seseorang.

Mengutip p2ptm.kemkes.go.id, salah satu penyakit yang dapat berujung pada komplikasi ialah diabetes. Penyakit ini terjadi karena banyaknya gula yang menetap dalam aliran darah untuk waktu yang lama. Hal ini dapat memengaruhi pembuluh darah, saraf, mata, ginjal dan sistem kardiovaskular.

Komplikasi yang terjadi akibat diabetes yakni munculnya penyakit jantung dan stroke. Selain itu, komplikasi diabetes juga berujung pada gagal ginjal stadium akhir dan disfungsi seksual. Setelah 10-15 tahun dari waktu terdiagnosis, prevalensi semua komplikasi diabetes meningkat tajam.

Selain diabetes, penyakit lain yang dapat menyebabkan komplikasi adalah hipertensi. Komplikasi akibat hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, retinopati (kerusakan retina), penyakit pembuluh darah tepi, dan gangguan saraf.

Melihat dampak buruk yang ditimbulkan oleh komplikasi, jelas kondisi ini sangatlah harus dihindari. Jika telah terkena penyakit yang dapat berujung komplikasi, usahakan tetap menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah komplikasi. Lantas, bagaimanakah caranya?

Cara Mencegah Komplikasi Diabetes

Ilustrasi obat komplikasi penyakit. Foto: Unsplash

Mencegah komplikasi sebaiknya dilakukan dengan melihat terlebih dahulu penyakit apa yang tengah diderita. Dalam artikel ini akan dibahas cara mencegah komplikasi untuk penyakit diabetes.

Mengutip buku Makanan Super Pengendali Diabetes dan Komplikasinya oleh Durotul Jauhariah dan Yunita Indah, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya komplikasi jika menderita penyakit diabetes.

1. Konsumsi Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Agar tidak terjadi komplikasi, penderita diabetes harus benar-benar memerhatikan makanan yang dikonsumsi. Secara umum, makanan yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes adalah sumber karbohidrat kompleks dengan nilai Indeks Glikemik (IG) yang rendah.

IG adalah ukuran kecepatan makanan dalam meningkatkan kadar glukosa dalam darah setelah dikonsumsi. Penelitian menunjukkan konsumsi makanan dengan nilai IG rendah terbukti dapat memperbaiki kadar glukosa dan kolesterol dalam darah.

2. Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Sayuran dan buah mengandung serat larut dan tidak larut air. Serat larut air dapat membantu mencegah terjadinya hiperkolesterolimia sebagai salah satu faktor penyebab penyakit jantung.

Sedangkan, serat tidak larut air dapat membantu proses defekasi dan mencegah konstipasi yang umum terjadi pada penderita penyakit ginjal. Selain itu, sayuran dan buah juga merupakan makanan yang memiliki IG rendah.

3. Perhatikan Makanan yang Dianjurkan dan Dibatasi

Berikut beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes agar terhindar dari komplikasi. Orang yang sehat pun dapat mengonsumsi makanan ini jika ingin terhindar dari penyakit diabetes.

  1. Sumber karbohidrat kompleks: nasi merah, singkong, dan ubi.

  2. Sumber protein berkadar lemak rendah dan sedang: ikan, ayam tanpa kulit, telur ayam, susu skim, tempe, tahu, dan kacang-kacangan.

  3. Makanan yang mengandung lemak tidak jenuh: alpukat, kacang almond, dan minyak zaitun.

  4. Makanan yang diolah dengan cara dipanggang, dikukus, disetup, direbus, dan dibakar.

Adapun makanan yang harus dihindari atau dibatasi adalah sebagai berikut:

  1. Sumber karbohidrat sederhana: gula pasir, gula jawa, sirup, selai, jelly, susu kental manis, sofdrink, dodol, dan buah-buahan yang diawetkan dengan gula.

  2. Makanan yang mengandung lemak tinggi: kulit ayam, kuning telur ayam, makanan siap saji, dan gorengan.

  3. Makanan yang mengandung natrium tinggi: ikan asin, telur asin, dan makanan yang diawetkan.

(AFM)