Konten dari Pengguna

Apa Itu Statistik Deskriptif Lengkap dengan Cara Penyajian Data dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi statistik deskriptif. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi statistik deskriptif. Foto: Pixabay

Statistika merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data sehingga memberikan informasi yang akurat. Mengutip buku Statistik Deskriptif oleh Dr. M. Muchson, metode statistika dibagi menjadi dua, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensia.

Statistik inferensia membahas tentang cara menganalisis data dan mengambil kesimpulan. Sementara statistik deskriptif lebih membahas mengenai cara-cara pengumpulan, peringkasan, dan penyajian data.

Statistik deskriptif berfungsi untuk mendeskripsikan dan meringkas hasil data yang telah dikumpulkan dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Informasi yang diperoleh dengan statistik deskriptif antara lain pemusatan data (mean, median, modus), penyebaran data (range, simpangan rata-rata, varians, dan simpangan baku), kecenderungan suatu gugus data, serta ukuran letak (kuartil, desil dan presentil).

Lalu, bagaimana cara penyajian data statistik deskriptif?

Penyajian Data Statistik Deskriptif

Mengutip buku Metode Statistik Deskriptif untuk Umum oleh Rasdihan Rasyad, cara penyajian data statistik dapat dilakukan dengan melalui:

Tabel

Contoh tabel. Foto: Kementrian Kesehatan

Penyajian data dalam bentuk tabel yaitu mengumpulkan angka-angka yang disusun menurut kategori yang berbeda-beda. Misalnya, jumlah penduduk Jakarta menurut jenis kelamin dan umur.

Data yang disajikan dapat berupa cross section data dan data berkala. Cross section data adalah data yang dikumpulkan pada waktu tertentu untuk menggambarkan keadaan/kegiatan pada waktu yang bersangkutan (tahun tertentu, bulan tertentu, minggu tertentu). Sedangkan, data berkala yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu (tahun ke tahun, bulan ke bulan, minggu ke minggu).

Data berkala ini bisa menunjukkan suatu trend atau garis yang menunjukkan arah perkembangan secara umum sehingga sangat berguna untuk perencanaan, seperti ramalan produksi dan ramalan penjualan.

Grafik

Grafik terbagi menjadi lima jenis, yaitu:

  • Grafik Garis (Line Chart)

Contoh grafik garis. Foto: Excel Easy

Grafik garis sangat berguna dalam pembuatan trend unuk suatu perencanaan. Grafik garis terbagi lagi menjadi 4 macam, yaitu grafik garis tunggal (single line chart), grafik garis berganda (multiple line chart), grafik garis komponen berganda (multiple component line chart), grafik garis presentase komponen berganda (multiple percentage component line chart), dan grafik garis berimbang neto (net balance line chart).

  • Grafik Batangan (Bar Chart)

Contoh grafik batangan. Foto: MongoDB Documentation

Sebenarnya, kegunaan grafik batang sama dengan grafik garis. Namun, bentuknya saja yang berbeda, yaitu dalam bentuk batangan atau balok.

Grafik batangan dibagi menjadi grafik batangan tunggal, grafik batangan berganda, grafik batangan komponen berganda, grafik batangan presentase komponen berganda, dan grafik batangan berimbang neto.

  • Grafik Lingkaran (Pie Chart)

Contoh grafik lingkaran. Foto: OriginLab

Sesuai dengan namanya, grafik ini berbentuk lingkaran. Luas dari irisan-irisan lingkaran merupakan komponen yang menyatakan nilai. Grafik lingkaran terbagi menjadi grafik lingkaran tunggal dan grafik lingkaran berganda.

  • Grafik Gambar (Pictogram)

Contoh grafik gambar. Foto: Easel.ly

Grafik ini merupakan grafik yang menyajikan data dalam bentuk gambar. Misalnya, jumlah penduduk Indonesia dalam tahun 2020 digambarkan dengan bentuk orang-orangan sederhana, di mana 1 orang-orangan artinya 1 juta penduduk.

  • Grafik Peta (Cartogram)

Contoh grafik peta. Foto: Metrocosm

Dengan berbentuk peta, data disajikan melaluin tanda atau ciri tertentu, misalnya warna yang berbeda-beda.

(ADS)