Konten dari Pengguna

Apa Makna Guru Merdeka Belajar? Simak Penjelasan Lengkapnya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi program Merdeka Belajar. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi program Merdeka Belajar. Foto: Kemendikdasmen

Transformasi pendidikan tidak hanya membawa perubahan pada kurikulum, tetapi juga peran guru dalam proses pembelajaran. Melalui Merdeka Belajar, pemerintah mendorong terciptanya proses belajar yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, dikenal konsep Guru Merdeka Belajar sebagai salah satu bagian dari implementasinya. Lantas, apa makna Guru Merdeka Belajar? Bagi yang penasaran dengan jawabannya, simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut!

Apa Makna Guru Merdeka Belajar?

Ilustrasi apa makna guru Merdeka Belajar. Foto: Unsplash

Dikutip dari laman Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, makna Guru Merdeka Belajar adalah guru yang diberi kebebasan dalam menentukan langkah yang tepat dan strategis sehingga mampu menjawab berbagai tantangan di dunia pendidikan.

Dalam konsep ini, guru mengatur sendiri tujuan, cara dan penilaian belajarnya. Oleh karena itu, guru perlu memiliki wawasan yang luas dan pengalaman yang memadai agar mampu menerapkan konsep Merdeka Belajar secara efektif dalam proses pembelajaran.

Di samping wawasan dan pengalaman, guru juga perlu memiliki kompetensi yang menunjang pelaksanaan Merdeka Belajar. Disadur dari laman resmi Kemdiktisaintek, terdapat empat kompetensi utama yang perlu dimiliki guru, yaitu:

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik, merancang dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, serta mengembangkan potensi peserta didik. Kompetensi ini meliputi:

  • Memahami karakteristik dan kebutuhan peserta didik

  • Merancang pembelajaran sesuai tujuan dan materi ajar

  • Melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kondusif

  • Melakukan evaluasi hasil belajar secara berkelanjutan

  • Mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik peserta didik

2. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan guru dalam menunjukkan karakter, sikap, dan perilaku positif saat menjalankan tugas sebagai pendidik. Adapun aspek yang termasuk dalam kompetensi kepribadian meliputi:

  • Memiliki kepribadian yang mantap dan stabil

  • Bersikap dewasa dan mandiri dalam menjalankan tugas

  • Bertindak arif dan bijaksana

  • Memiliki wibawa sebagai pendidik

  • Menjadi teladan serta berakhlak mulia

3. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan berbagai pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. Kompetensi ini meliputi:

  • Mampu berkomunikasi dan menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik.

  • Mampu berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif dengan sesama pendidik maupun tenaga kependidikan.

  • Mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang tua atau wali peserta didik serta masyarakat di lingkungan sekitar.

4. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional merupakan kemampuan guru dalam menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam, termasuk kurikulum, substansi keilmuan, serta metode yang berkaitan dengan bidang yang diajarkan. Kompetensi ini mencakup:

  • Menguasai materi ajar dan kurikulum

  • Memahami struktur, konsep, dan metode keilmuan sesuai bidang studi

  • Mengembangkan pengetahuan melalui kajian dan penelitian

Baca juga: Cara agar Observasi Kinerja Guru Dapat Dilakukan dengan Baik dan Berkelanjutan

(RK)