Apa Perubahan Budaya Kerja yang Diharapkan dalam Paradigma Baru Manajemen ASN?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) terus mengalami perkembangan seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Perubahan ini tidak hanya meliputi kebijakan dan tata kelola, tetapi juga memengaruhi cara kerja serta pola pikir pegawai dalam menjalankan tugasnya.
Dalam proses tersebut, budaya kerja menjadi aspek penting yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan dan kinerja pegawai. Lalu, apa perubahan budaya kerja yang diharapkan dalam paradigma baru manajemen ASN? Agar lebih jelas, yuk cek pembahasannya pada artikel berikut.
Perubahan Budaya Kerja yang Diharapkan dalam Paradigma Baru Manajemen ASN Adalah
Transformasi manajemen ASN di tahun 2026 membawa perubahan dalam budaya kerja birokrasi. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN yang mengatur penyesuaian sistem kerja dan penilaian kinerja ASN.
Perubahan tersebut berdampak pada budaya kerja ASN, di mana penilaian kinerja berfokus pada hasil kerja, kontribusi, dan dampak nyata, bukan hanya kehadiran fisik. Hal ini juga mendorong ASN untuk lebih adaptif, memanfaatkan teknologi digital, serta menjaga profesionalisme dan akuntabilitas.
Adapun perubahan ini sejalan dengan penerapan core values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik. Mengutip laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, BerAKHLAK terdiri dari tujuh nilai utama, yaitu:
Berorientasi Pelayanan: komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat
Akuntabel: bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan
Kompeten: terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
Harmonis: saling peduli dan menghargai perbedaan
Loyal: berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara
Adaptif: terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan
Kolaboratif: membangun kerja sama yang sinergis
Implementasi Core Value untuk Meningkatkan Budaya Kerja ASN
Implementasi core values BerAKHLAK dalam budaya kerja ASN diwujudkan melalui perilaku nyata yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Disadur dari Buku Saku Panduan Perilaku Core Values Badan Kepegawaian Negara, berikut rinciannya.
1. Berorientasi Pelayanan
Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara proaktif
Memenuhi kebutuhan masyarakat secara responsif
Melayani sesuai tupoksi
Menyelesaikan keluhan secara persuasif
Menuntaskan pekerjaan
Memberikan informasi yang akurat
Melayani tanpa diskriminasi
2. Akuntabel
Memenuhi janji dan komitmen
Melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur
Bertanggung jawab atas hasil kerja
Menolak gratifikasi serta KKN
Menggunakan fasilitas negara sesuai peruntukan
Mengutamakan kepentingan publik
Mengambil keputusan secara objektif
3. Kompeten
Meningkatkan kapasitas diri secara berkelanjutan
Berdiskusi dan bertukar pengetahuan
Belajar mandiri maupun kolaboratif
Membagikan pengetahuan kepada orang lain
Menyusun dan melaksanakan rencana kerja sesuai target
Mengevaluasi kinerja diri
Menyelesaikan masalah secara tuntas
4. Harmonis
Berlaku adil tanpa diskriminasi
Menjaga hubungan kerja yang baik
Menghargai pendapat orang lain
Membantu secara responsif
Memberikan solusi sesuai kewenangan
Menyelesaikan konflik secara netral
Beretika dalam berinteraksi
Menghindari isu SARA
5. Loyal
Menghindari tindakan bertentangan dengan Pancasila
Menjaga nama baik instansi
Mendukung keutuhan NKRI
Melaksanakan keputusan pimpinan yang sah
Menjaga informasi rahasia
Menyebarkan informasi positif tentang instansi dan negara
6. Adaptif
Menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja
Beradaptasi dengan perubahan
Memanfaatkan teknologi
Menyampaikan ide untuk kemajuan instansi
Berinovasi dalam pekerjaan
Mengantisipasi masalah
Menggunakan sistem berbasis teknologi informasi
Terbuka terhadap hal baru
7. Kolaboratif
Menerima pendapat dan saran
Menghargai prestasi orang lain
Membagi tugas secara proporsional
Terlibat dalam kerja tim
Bersinergi dengan pihak lain
Mengakui kesalahan
Membangun komunikasi efektif
Mengoptimalkan sumber daya bersama
Baca juga: Tahapan Siklus Manajemen Talenta Setelah Identifikasi dan Pengembangan Talenta
(RK)
