Konten dari Pengguna

Apa Salah Satu Contoh Complain dengan Indikator Place di Toko?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi toko. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi toko. Foto: Pexels

Dalam dunia ritel, keluhan dari pelanggan merupakan hal yang cukup sering dijumpai. Hal tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pelayanan, ketersediaan produk, hingga kenyamanan lingkungan toko yang belum optimal.

Bagi pelaku usaha, keluhan tersebut dapat menjadi tolok ukur untuk melihat tingkat kepuasan pelanggan. Di sisi lain, komplain juga berfungsi sebagai bahan evaluasi yang berharga untuk memperbaiki kualitas layanan ke depannya.

Berbagai jenis komplain bisa terjadi di toko. Keluhan biasanya dibagi ke dalam beberapa indikator seperti produk, proses, tempat, dan orang. Lantas, apa salah satu contoh complain dengan indikator tempat (place)?

Salah Satu Contoh Complain dengan Indikator Place

Ilustrasi salah satu complain dengan indikator palce. Foto: Pexels

Dalam buku Pemasaran Jasa (Tren Pemasaran pada Era Digital) yang disusun oleh Tri Yulistyawati Evelina dkk., place atau tempat merujuk pada saluran distribusi, lokasi, maupun lingkungan yang digunakan untuk menyampaikan layanan kepada pelanggan. Pemilihan tempat yang tepat dapat memengaruhi kemudahan akses sekaligus tingkat kenyamanan yang dirasakan pelanggan saat berbelanja.

Beberapa contoh keluhan atau komplain yang berkaitan dengan indikator tempat antara lain:

  • Toko terasa panas sehingga kurang nyaman

  • Area toko terlihat kotor

  • Area parkir terbatas dan tidak tertata dengan baik

  • Pencahayaan di dalam toko kurang terang

  • Pendingin ruangan tidak berfungsi optimal

Komplain Lain dalam Pelayanan

Ilustrasi toko. Foto: Pexels

Selain place, terdapat beberapa indikator lain yang juga sering menjadi sumber keluhan pelanggan. Mengacu pada unggahan Scribd berjudul “Indikator Komplain di Alfamart” oleh Muhammad Syafiqul Falakh, berikut beberapa contohnya.

1. Complain dengan Indikator Process

Process atau proses merujuk pada bagaimana suatu produk atau layanan dihasilkan hingga disampaikan kepada pelanggan. Ketika proses ini tidak berjalan dengan baik, komplain pun mudah muncul. Berikut beberapa contohnya:

  • Transaksi gagal

  • Harga tidak diperbarui

  • Promo tidak sesuai dengan informasi

  • Metode pembayaran tertentu tidak dapat digunakan

  • Antrian kasir terlalu lama

2. Complain dengan Indikator People

Indikator people atau orang ini mencakup aspek sumber daya manusia dalam penyampaian layanan. Peran karyawan sangat penting karena berinteraksi langsung dengan pelanggan. Keluhan terhadap staf biasanya berkaitan dengan sikap maupun kemampuan dalam melayani. Berikut beberapa contohnya:

  • Petugas toko tidak sopan

  • Karyawan toko kurang ramah

  • Petugas kurang teliti saat melakukan transaksi

  • Staf kurang terampil

  • Kasir toko lambat dan tidak sigap

3. Complain dengan Indikator Product

Product atau produk berkaitan dengan barang atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Kualitas produk sangat menentukan tingkat kepuasan, sehingga ketidaksesuaian sedikit saja bisa memicu keluhan. Berikut beberapa contohnya:

  • Kualitas produk kurang baik

  • Produk sudah kedaluwarsa

  • Produk yang dicari tidak tersedia di rak

  • Tata letak produk kurang rapi

  • Ketersediaan produk terbatas

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik Imbas Lonjakan Biaya Kemasan Plastik, Ini Rinciannya!

(SA)