Apa yang Dimaksud Biaya Transportasi KIP Kuliah dan Bagaimana Cara Mengisinya?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, calon mahasiswa akan diminta mengisi biaya transportasi. Nominal biaya transportasi KIP Kuliah perlu disesuaikan dengan total biaya perjalanan dari rumah atau tempat tinggal siswa menuju kampus.
Banyak calon mahasiswa merasa kebingungan saat harus mengisi data tersebut. Padahal, untuk menentukan biaya transportasi hanya perlu memperkirakannya sesuai dengan kebutuhan.
Kemudian, biaya transportasi tersebut harus dimasukkan ke dalam kolom Rencana Perkuliahan. Jika masih bingung bagaimana cara mengisinya, Anda dapat melihat langkah-langkahnya di bawah ini.
Apa yang Dimaksud Biaya Transportasi KIP Kuliah?
Merujuk pada Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka, biaya transportasi merupakan perkiraan biaya perjalanan satu kali dari tempat tinggal ke perguruan tinggi. Besaran biaya ini dapat bervariasi untuk setiap peserta, tergantung pada jarak antara tempat tinggal mereka dan lokasi kampus tujuan.
Selain sebagai estimasi biaya, kolom biaya transportasi juga digunakan untuk keperluan pendataan. Oleh karena itu, peserta diwajibkan mengisinya sendiri dengan nominal yang sesuai dengan perkiraan biaya perjalanan dari tempat asal ke perguruan tinggi yang dituju.
Perlu diketahui bahwa biaya transportasi ini tidak termasuk dalam manfaat yang diberikan oleh KIP Kuliah dan tidak akan ditanggung oleh pemerintah. Penerima hanya akan memperoleh bantuan berupa biaya kuliah serta tunjangan biaya hidup bulanan.
Tidak ada ketentuan khusus mengenai pengisian biaya transportasi KIP Kuliah. Besaran biaya transportasi dapat dihitung berdasarkan tarif moda transportasi yang digunakan untuk perjalanan ke kampus.
Jika perjalanan melibatkan lebih dari satu jenis transportasi, maka total biaya dari seluruh moda yang digunakan perlu dijumlahkan terlebih dahulu. Setelah itu, nominal tersebut dikalikan dua untuk memperhitungkan biaya perjalanan pulang dan pergi.
Cara Mengisi Biaya Transpotasi KIP Kuliah
Sebelum mengisi biaya transportasi, calon mahasiswa perlu memperkirakan terlebih dahulu berapa nominalnya. Sebagai ilustrasi, seorang calon mahasiswa berasal dari Kebumen memilih Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang sebagai tujuan studinya. Estimasi biaya transportasi pulang pergi dari Kebumen ke Semarang sekitar Rp 300.000.
Setelah itu, calon mahasiswa bisa langsung mengisi data tersebut di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id./. Berikut ini langkah-langkahnya:
Login menggunakan akun terdaftar. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan memasukkan NIK, NISN, NPSN, serta alamat email yang aktif.
Setelah menyelesaikan tahap awal pendaftaran, seperti mengisi bagian Biodata, Keluarga, dan Prestasi, lanjutkan ke bagian Rencana.
Klik tombol "Perbarui Rencana", yang terletak di pojok kanan atas dan berwarna biru.
Pada halaman pengisian, lengkapi beberapa poin yang tersedia, antara lain:
Rencana Tinggal: Pilih opsi yang sesuai dengan kondisi tempat tinggal selama kuliah.
Dukungan Keluarga: Tentukan apakah mendapatkan dukungan keluarga dengan mencentang "Ya" atau "Tidak".
Transportasi Asal: Pilih moda transportasi yang digunakan dari tempat asal ke kampus, seperti pesawat terbang, kapal laut, atau jalur darat. Jika menggunakan lebih dari satu moda, centang sesuai kebutuhan.
Transportasi Harian: Pilih metode transportasi yang akan digunakan sehari-hari untuk pergi ke kampus, misalnya Sepeda Motor, Sepeda, atau Angkutan Umum.
Biaya Transportasi: Masukkan perkiraan biaya perjalanan dari tempat asal ke perguruan tinggi.
Baca Juga: Pengertian Desil 3 KIP yang Harus Diperhatikan Pendaftar
(DR)
