Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Prinsip Altruisme dalam Kode Etik Guru?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru? Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru? Foto: pexels

Dalam pembelajaran Pendidikan Profesi Guru (PPG), peserta diwajibkan menjawab berbagai pertanyaan untuk mengukur dan memperdalam pemahaman, termasuk pada Modul 3 yang membahas kode etik guru.

Salah satu soal yang muncul dalam modul ini yaitu, "Apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru?". Pertanyaan tersebut berbentuk pilihan ganda, sehingga peserta harus memilih jawaban yang paling tepat.

Ingin tahu jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut? Yuk, simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Jawaban Apa yang Dimaksud dengan Prinsip Altruisme dalam Kode Etik Guru?

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru? Foto: Unsplash/miodrag ignjatovic.

Pada Modul 3 Topik 3, peserta PPG dihadapkan pada pertanyaan, "Apa yang dimaksud dengan prinsip altruisme dalam kode etik guru?". Dihimpun dari kanal YouTube Pak Guru Wali, berikut adalah pilihan jawaban beserta kunci jawaban yang tepat.

A. Menghormati hakikat ilmu dan batang tubuh pengetahuan, hal ini mencakup metodologi bagaimana pengetahuan diperoleh, proses penyelidikan, pembuktian, dan pengujian kebenaran.

B. Membedakan dan menghormati kepentingan orang yang diajar, hal ini berarti menempatkan kepentingan-kepentingan tersebut di atas kepentingan mereka sendiri.

C. Mengakui saling ketergantungan sosial, hal ini berarti menghindari dan mencegah eksploitasi terhadap satu individu atau kelompok.

D. Menghormati keluarga dan keadaan sosial orang yang diajar, menunjukkan kepekaan terhadap keberagaman, terhadap keberagaman pengaruh dan menghindari stereotip.

E. Melaksanakan dan menerima tanggung jawab atas pengaruh yang mungkin bersifat jangka pendek.

Jawaban: B

Baca Juga: Contoh Studi Kasus PPG tentang Penilaian sebagai Referensi Peserta

Soal Latihan Pemahaman Modul 3 Topik 3 PPG 2025

Ilustrasi PPG. Foto: Pexels/Anastasia Shuraeva

Selain soal di atas, Modul 3 Topik 3 PPG juga memuat soal lain yang harus dijawab peserta. Berikut uraiannya:

1. Apa yang mungkin terjadi apabila tidak ada panduan untuk berperilaku bagi profesi tertentu?

A. Setiap individu memiliki kebebasan untuk mengambil tindakan sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan.

B. Setiap individu memiliki kewenangan untuk menetapkan imbalan yang didapat atas jasanya.

C. Peluang terjadinya persaingan antar individu dalam profesinya yang sama untuk mendapatkan klien sebanyak-banyaknya.

D. Peluang munculnya konflik baik antara rekan satu profesi maupun dengan pihak-pihak yang menggunakan jasa profesi tersebut.

Jawaban: D

2. Apa tujuan sekolah yang berkaitan dengan nilai-nilai moral, sesuai dengan 8 tujuan sekolah yang dirumuskan oleh Dewan Konsultatif Pendidikan di Sekolah pada tahun 1977?

A. Membantu anak-anak mengembangkan pemikiran yang hidup dan penuh rasa ingin tahu; memberi mereka kemampuan untuk bertanya dan berargumen secara rasional, dan menyikapi semua tugas yang diberikan

B. Menanamkan rasa hormat terhadap nilai-nilai moral, terhadap orang lain dan terhadap diri sendiri, serta toleransi terhadap ras, agamaan cara hidup lain

C. Membantu anak-anak memahami dunia tempat kita tinggal, dan saling ketergantungan negara-negara.

D. Membantu anak menggunakan bahasa secara efektif dan imajinatik dalam membaca, menulis, dan berbicara.

Jawaban: B

(NSF)