Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Tayamum dan Bagaimana Tata Caranya?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tayamum. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tayamum. Foto: Freepik

Tayamum adalah tindakan mensucikan diri dari hadas kecil atau hadis besar dengan memafaatkan pasir dan debu. Tayamum dilakukan sebagai pengganti wudhu atau mandi wajib apabila tidak tersedia media air.

Saat hendak menunaikan sholat, umat Muslim diwajibkan untuk menyucikan diri dari hadas kecil dan besar dengan cara berwudhu. Namun, terdapat dua alasan yang diberikan keringanan oleh Allah SWT untuk bertayamum yaitu sakit dan tidak ada air.

Hal ini tercantum dalam Alquran Surat An Nisa ayat 45, yang artinya:

"... Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun."

Meskipun Allah SWT dengan segala kemurahan dan kebaikan hatinya telah memberikan keringan kepada umat Muslim, tayamum hanya dapat dilakukan apabila memenuhi syarat-syarat tertentu sebagai berikut:

  1. Sulit menemukan air. Misalnya seperti dalam keadaan sedang bepergian dan tidak ada air.

  2. Harus menempuh jarak sejauh 2,5 km untuk mendapatkan air.

  3. Sulitnya menggunakan air misalnya dalam keadaan genting atau khawatir akan datangnya sebuah penyakit.

  4. Suhu sangat dingin dan ketika menggunakan air tidak ada yang dapat mengembalikan kehangatan tubuh.

Tata cara tayamum yang benar. Foto: Pixabay

Tata Cara Tayamum

Adapun tata cara untuk melaksanakan tayamum adalah sebagai berikut.

1. Cari media untuk mendapatkan debu seperti tembok atau tanah yang bersih untuk bertayamum.

2. Menghadap kiblat dan ucapkan basmalah.

3. Letakkan kedua telapak tangan pada debu dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan.

4. Membaca niat dengan keadaan tangan masih di tanah atau tembok, kemudian usapkan ke seluruh wajah. Berikut niat tayamum:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Artinya, "Aku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah."

4. Letakkan kembali telapak tangan pada debu atau tanah dengan jari-jari yang direnggangkan.

5. Tempelkan telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan.

6. Usapkan telapak tangan kiri ke punggung lengan kanan sampai ke bagian siku. Lalu, balikkan telapak tangan kiri tersebut ke bagian dalam lengan kanan, kemudan usapkan hingga ke bagian pergelangan.

7. Usapkan bagian dalam ibu jari kiri ke bagian punggung ibu jari kanan. Selanjutnya, lakukan hal yang sama pada tangan kiri.

8. Pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jari.

9. Membaca doa bersuci berikut ini.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya:

"Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu."

(HDP)