Apa yang Kamu Ketahui dari Karakter Para Perumus Pancasila? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para perumus Pancasila lebih dari sekadar tokoh sejarah yang namanya tertulis di buku pelajaran. Mereka adalah orang-orang dengan karakter luar biasa yang rela berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia.
Itu kenapa, dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD, muncul pertanyaan tentang apa yang kamu ketahui dari karakter para perumus Pancasila? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasannya dalam artikel berikut!
Siapa Saja Para Perumus Pancasila?
Sebelum membahas karakternya, Anda perlu mengetahui siapa saja tokoh yang terlibat dalam perumusan Pancasila. Menurut Buku Teks Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas IV (2023) terbitan Kemendikbud, proses perumusan Pancasila melibatkan dua lembaga utama, yaitu BPUPKI dan Panitia Sembilan.
BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Sidang ini diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dan diikuti oleh 69 anggota lainnya. Pada hari keempat sidang, tepatnya 1 Juni 1945, Ir. Sukarno berpidato seraya mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Setelah sidang BPUPKI, dibentuklah Panitia Sembilan yang bertugas merumuskan sila-sila Pancasila secara lebih rinci. Panitia ini beranggotakan sembilan orang yang meliputi:
Ir. Sukarno (ketua)
Mohammad Hatta
Achmad Soebardjo
Muhammad Yamin
K.H. Wachid Hasyim
Abdoel Kahar Moezakir
Abikoesno Tjokrosoejoso
H. Agus Salim
Alexander Andries Maramis
Lalu pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan berhasil menetapkan Piagam Jakarta. Rumusan inilah yang dibahas dan disahkan pada 18 Agustus 1945 sebagai bagian dari Pembukaan UUD 1945.
Apa yang Kamu Ketahui dari Karakter Para Perumus Pancasila?
Mengutip dari Buku Teks Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas IV (2023), para perumus Pancasila memiliki sejumlah karakter yang bisa diteladani generasi penerus bangsa. Berikut karakter-karakter yang dimaksud beserta penjelasannya:
1. Berani Berjuang dan Berkata Benar
Para tokoh tidak takut menyampaikan pendapat meski berada di bawah tekanan penjajahan.
2. Berjiwa Besar
Dalam proses perumusan Pancasila, banyak perbedaan pendapat yang muncul. Para tokoh mampu menerima hasil musyawarah dengan lapang dada, meski pendapat pribadi mereka tidak sepenuhnya diterima.
3. Menghargai Pendapat Orang Lain
Setiap anggota sidang memiliki latar belakang yang berbeda, mulai dari suku, agama, hingga pemikiran politik. Meski demikian, mereka tetap mendengarkan dan menghormati pandangan satu sama lain demi kepentingan bersama.
4. Mengutamakan Persatuan Bangsa
Kepentingan pribadi dan golongan ditempatkan di bawah kepentingan bangsa. Keputusan-keputusan besar diambil dengan mempertimbangkan persatuan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kelompok tertentu saja.
5. Pantang Menyerah
Proses perumusan dasar negara membutuhkan serangkaian sidang dan diskusi panjang sebelum akhirnya disepakati. Para tokoh tidak menyerah meski prosesnya melelahkan dan penuh tantangan.
6. Rela Berkorban
Para perumus Pancasila bersedia mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan diri demi kemerdekaan dan masa depan bangsa Indonesia.
Karakter yang Bisa Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Karakter para perumus Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Sikap berani berkata jujur bisa diterapkan sejak kecil, misalnya dengan tidak menyontek saat ujian.
Kemudian, sikap menghargai pendapat orang lain bisa diwujudkan saat berdiskusi dalam kelompok belajar, dengan tidak memotong pembicaraan dan mau mendengarkan pandangan teman. Sementara sikap pantang menyerah bisa ditunjukkan melalui semangat belajar meski menghadapi mata pelajaran yang sulit.
(FHK)
Baca juga: Bagaimana Cara Menggunakan Teknik Pencarian Efektif untuk Mendapatkan Informasi?
