Konten dari Pengguna

Apakah Anda Merasa Telah Menjadi Teladan yang Baik bagi Peserta Didik Anda?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru. Foto: Kemendikdasmen

PPG bagi Guru Tertentu tahun 2025 telah berlangsung sejak Mei lalu. Sejumlah modul telah disiapkan sebagai bahan belajar yang dirancang agar selaras dengan tantangan nyata yang dihadapi guru di ruang kelas.

Salah satu pertanyaan penting yang harus dijawab oleh peserta adalah mengenai makna dan praktik keteladanan seorang guru. Soal ini mengajak guru untuk merefleksikan peran mereka, bukan hanya dalam mengajar, tetapi juga dalam memberi contoh nyata melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

Lalu, apakah Anda merasa telah menjadi teladan yang baik bagi peserta didik Anda? Berikut ini akan dijelaskan contoh jawaban serta indikator yang menunjukkan bahwa seorang guru telah berhasil menjadi teladan yang menginspirasi murid-muridnya.

Apakah Anda Merasa Telah Menjadi Teladan yang Baik bagi Peserta Didik Anda?

ilustrasi guru. Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya memahami terlebih dahulu makna dari keteladanan seorang guru. Berdasarkan buku Eksistensi Guru karya Pristi Suhendro Lukitoyo, keteladanan guru mencakup sikap, tutur kata, dan tindakan positif yang patut menjadi contoh bagi peserta didik.

Dengan demikian, keteladanan dalam pendidikan berperan penting dalam membentuk aspek moral, spiritual, dan sikap sosial siswa melalui pengaruh nyata dari perilaku guru sehari-hari.

Sebagai inspirasi dalam menjawab pertanyaan PPG mengenai penilaian diri sebagai teladan, Anda dapat merujuk pada contoh jawaban di bawah ini. Namun, jawaban ini hanya bersifat referensi dan dapat disesuaikan dengan pengalaman serta pemahaman pribadi.

Pertanyaan:

Apakah Anda merasa telah menjadi teladan yang baik bagi peserta didik Anda?

Jawaban:

Menjadi guru bukan hanya soal mengajar, tapi juga harus siap menjadi figur yang diamati dan diteladani oleh peserta didik. Karena itu, penting bagi seorang guru untuk memiliki karakter bijaksana, berwibawa, stabil secara emosi, serta mampu menunjukkan akhlak baik dalam keseharian.

Dalam menjalani peran tersebut, saya berusaha menunjukkan sikap disiplin dan rasa tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Sebab, saya percaya bahwa murid belajar bukan hanya dari apa yang diajarkan, tapi juga dari apa yang mereka lihat secara langsung.

Meski begitu, saya menyadari bahwa saya masih memiliki banyak kekurangan, ada berbagai kesalahan yang sering kali saya lakukan. Tetapi dari situlah saya belajar untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap, dan terus berkembang.

Bagi saya, menjadi guru yang baik bukan berarti harus sempurna. Namun, yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar, terbuka pada perubahan, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai langkah menuju pribadi yang lebih baik.

Kriteria Guru yang Teladan

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Mengutip buku Guru Baik dan Profesional susunan Chasiah, berikut beberapa kriteria yang menunjukkan bagaimana seorang guru bisa menjadi contoh teladan bagi siswanya:

1. Beriman dan Bertakwa

Guru yang baik dan profesional adalah guru yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Guru dengan sikap ini akan menjadi teladan, karena selalu mengingatkan siswanya untuk senantiasa mengingat Sang Pencipta dan mempersiapkan diri menghadapi hari akhir.

2. Jujur

Kejujuran guru memiliki pengaruh besar terhadap perilaku siswa dalam proses pembelajaran. Sekali saja guru kehilangan kepercayaan karena tidak jujur, maka reputasinya bisa runtuh dan sulit dipulihkan.

3. Disiplin dalam Menjalankan Tugas

Guru yang disiplin dan tepat waktu akan mendorong siswa meniru sikap tersebut. Keteladanan seperti ini membentuk budaya positif, di mana siswa akan merasa malu jika datang terlambat dan terbiasa untuk selalu disiplin.

4. Mandiri dan Bekerja Keras

Guru yang mandiri dan terbiasa bekerja keras tanpa banyak mengeluh memberikan semangat tersendiri bagi siswanya. Sikap ini memotivasi siswa untuk rajin, tekun, dan tidak mudah menyerah saat mengerjakan tugas maupun menghadapi tantangan masa depan.

5. Ramah dan Murah Senyum

Guru yang selalu menyapa dan tersenyum saat bertemu siswanya akan menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan. Sikap sederhana ini bisa membentuk kebiasaan positif, karena siswa pun akan belajar untuk bersikap ramah, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Latihan Pemahaman Modul 1 Topik 4 PPG 2025: Pendekatan CRT pada Pembelajaran

(ANB)