Apakah Boleh Sholat Tarawih Sendiri? Ini Penjelasannya Menurut Hadits

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum dan pelaksanaan sholat tarawih masih menjadi pertanyaan banyak orang. Apakah boleh sholat Tarawih sendiri atau harus dilakukan secara berjemaah di masjid?
Tarawih merupakan sholat malam (qiyamul lail) yang hanya dikerjakan selama Ramadan. Biasanya, sholat ini dikerjakan berjamaah di masjid setelah sholat Isya dan ditutup dengan sholat witir.
Namun, ada beberapa orang yang tidak bisa mengikuti sholat Tarawih bersama-sama karena kesibukan, masih dalam perjalanan, atau alasan lain. Lantas, apakah boleh sholat Tarawih sendiri di rumah? Ketahui jawabannya dalam ulasan di bawah ini.
Apakah Boleh Sholat Tarawih Sendiri?
Sholat Tarawih adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena mempunyai banyak keutamaan. Beberapa di antaranya yakni mendapatkan pahala berlipat ganda, diampuni dosa-dosa yang telah lalu, hingga dikabulkan hajatnya.
Dikutip dari buku Dahsyatnya Shalat dan Doa Ibu oleh Ummi Ayanih, sholat Tarawih boleh dikerjakan sendiri atau secara berjamaah di masjid.
Namun menurut jumhur ulama, shalat tarawih yang dikerjakan secara berjamaah lebih utama. Setiap Muslim yang sholat berjamaah pahalanya akan digandakan 27 kali lipat dibandikan sholat sendiri. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits Bukhari dan Muslim.
“Salat jamaah itu pahalanya melebihi salat sendirian dua puluh tujuh tingkat”.
Ada perbedaan pendapat terkait pelaksanaan sholat Tarawih bagi perempuan. Beberapa ulama berpendapat, perempuan lebih dianjurkan untuk sholat Tarawih sendiri di rumah. Sekalipun tidak ada larangan bagi mereka untuk sholat di masjid.
Anjuran tersebut disandarkan pada hadits shahih riwayat Ahmad. Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka”.
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Moh Rifai dalam buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap menulis, sholat Tarawih dikerjakan sebanyak 8-20 rakaat. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.
Adapun waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga masuk waktu subuh. Berikut tata cara sholat Tarawih secara munfarid yang dapat dilakukan di rumah.
Membaca niat
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat semata karena Allah SWT".
Membaca takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca surah Al-Quran
Rukuk
Itidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk melakukan rakaat kedua dengan langkah yang sama, diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.
Ulangi langkah di atas hingga mencapai 8 atau 20 rakaat. Kemudian, akhiri dengan sholat witir tiga rakaat serta membaca doa serta sholawat.
Baca Juga: Tata Cara Shalat Sunnah sebelum Tarawih dan Bacaan Niatnya
(GLW)
