Apakah Gap Year Bisa Ikut SNBT 2025? Ini Syarat dan Ketentuannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendaftaran SNBT 2025 akan dilaksanakan mulai 11 hingga 27 Maret 2025. Pertanyaan tentang apakah gap year bisa mengikuti SNBT 2025 menjadi topik yang banyak dibicarakan setelah pengumuman tersebut.
Gap year merupakan sebutan untuk siswa yang mengambil jeda waktu sebelum melanjutkan kuliah. Siswa gap year tetap diperbolehkan mengikuti seleksi ini, asalkan memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Lalu, lulusan tahun berapa yang bisa mendaftar SNBT 2025? Apa saja persyaratan yang harus dipenuhi? Simak artikel ini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai hal tersebut.
Apakah Gap Year Bisa Daftar SNBT 2025?
Sesuai dengan kebijakan dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), siswa lulusan tahun sebelumnya tetap diperbolehkan mendaftar untuk mengikuti jalur SNBT pada tahun berikutnya. Biasanya, lulusan yang sudah dua tahun jeda masih dapat mengikuti seleksi tersebut.
Hal ini memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah jeda waktu tertentu. Dengan peluang ini, para siswa gap year dapat kembali mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi SNBT.
Siswa yang dapat mengikuti SNBT 2025 sebagai berikut:
Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025.
Lulusan Paket C tahun 2023, 2024, dan 2025 dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025.
Syarat Daftar SNBT 2025 Siswa Gap Year
Seleksi jalur SNBT 2025 akan didasarkan pada hasil UTBK 2025, dengan tambahan portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga. Berdasarkan informasi dari laman resmi SNPMB, berikut adalah syarat pendaftaran SNBT 2025 yang perlu diketahui oleh siswa gap year:
Peserta wajib memiliki Akun SNPMB Siswa yang dapat didaftarkan melalui Portal SNPMB.
Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Siswa SMA/SMK/MA Kelas 12 atau siswa kelas terakhir pada tahun 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi.
Peserta didik Paket C tahun 2024 dengan usia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2024.
Siswa yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan siswa kelas 12 yang memuat data seperti nama, kelas, NISN, NPSN, pas foto terbaru, tanda tangan Kepala Sekolah, dan stempel sekolah.
Lulusan SMA/SMK/MA Sederajat dari tahun 2022 dan 2023 juga dapat mendaftar.
Lulusan Paket C tahun 2022 dan 2023 dengan usia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2024 dapat ikut serta.
Lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang setara.
Peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga wajib mengunggah portofolio.
Peserta harus dalam kondisi kesehatan yang memadai untuk mendukung kelancaran studi.
Peserta berkebutuhan khusus, seperti tunanetra, harus mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
Peserta diwajibkan untuk membayar biaya UTBK.
Baca juga: Cara Cek NUPTK Guru dengan Mudah dan Cepat
(RK)
