Konten dari Pengguna

Apakah LPDP 2026 Bisa untuk S1? Ini Informasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mahasiswa. Foto: PanuShot/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mahasiswa. Foto: PanuShot/Shutterstock

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan salah satu jalur beasiswa unggulan yang banyak diminati di Indonesia. Program ini memberikan dukungan pendanaan komprehensif, khususnya untuk jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).

Setiap tahunnya, LPDP terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai skema beasiswa. Di tahun ini, Pemerintah melalui program Beasiswa LPDP 2026 menyiapkan kuota hingga 5.750 penerima di berbagai bidang studi.

Lantas, apakah Beasiswa LPDP 2026 bisa diperuntukkan bagi jenjang pendidikan S1? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini.

Apakah LPDP 2026 Bisa untuk S1?

Ilustrasi Mahasiswa LPDP Foto: Shutterstock

Berdasarkan informasi dari laman Instagram @lpdp_ri, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka peluang beasiswa jenjang sarjana (S1) melalui program Beasiswa Garuda.

Lewat skema ini, LPDP menyediakan 1.000 kursi khusus bagi lulusan sekolah menengah yang dinilai memiliki potensi akademik unggul serta jiwa kepemimpinan kuat. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi sejak jenjang awal.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda untuk S1

Ilustrasi Mahasiswa. Foto: Shutterstock

Beasiswa Garuda menjadi salah satu skema Beasiswa LPDP jenjang sarjana (S1) dengan persyaratan seleksi yang cukup ketat. Merujuk pada laman Instagram resmi @kemendiktisaintek.ri, berikut sejumlah persyaratan umum yang perlu dipenuhi calon pendaftar:

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Sedang menempuh kelas 12 SMA atau sederajat.

  • Telah diterima pada program sarjana atau sarjana terapan/diploma 4 di perguruan tinggi luar negeri yang masuk dalam daftar yang ditetapkan Kemdiktisaintek.

  • Bersedia melaporkan setiap penerimaan beasiswa non-gelar dengan komponen pendanaan yang sama, atau beasiswa bergelar dari sumber lain, baik sebelum maupun setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda.

Dokumen yang Dibutuhkan

  • Salinan digital Kartu Keluarga.

  • Salinan digital KTP/KIA/Akta Kelahiran.

  • Slip gaji ayah dan ibu (jika tersedia).

  • Rekening koran orang tua tiga bulan terakhir.

  • Foto meteran listrik yang memperlihatkan kode CL.

  • Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak bermeterai Rp 10.000.

  • Dokumen akademik pendukung

Dokumen Akademik

  • Letter of Acceptance (LoA) atau surat penerimaan dari perguruan tinggi.

  • Rincian biaya studi (khusus tuition fee).

Dokumen Pendukung bagi Penyandang Disabilitas

  • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas beserta ragam disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan perundang-undangan.

  • Surat persetujuan orang tua atau wali yang ditandatangani di atas meterai Rp 10.000.

  • Surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

Estimasi Jadwal Pendaftaran Beasiswa Garuda

Ilustrasi Jadwal Pendaftaran Beasiswa. Foto: inewsfoto/Shutterstock

Hingga saat ini, Kemendiktisaintek belum merilis pengumuman resmi terkait jadwal pendaftaran Beasiswa Garuda. Namun, jika mengacu pada pola pendaftaran tahun sebelumnya, program ini diperkirakan dibuka dalam dua gelombang, yakni sekitar April hingga Mei 2026.

Informasi terbaru dan pengumuman resmi seputar jadwal pendaftaran dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi Beasiswa Garuda di beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id.

Baca Juga: Apakah LPDP dalam Negeri Wajib TOEFL? Begini Ketentuannya!

(ANB)