Konten dari Pengguna

Apakah Mengeluh Capek dalam Islam Diperbolehkan? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi capek atau lelah (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi capek atau lelah (Sumber: Pixabay)

Capek atau lelah merupakan perasaan atau kondisi pada tubuh manusia yang secara alami mengalami mental berat. Biasanya, orang akan merasa lelah ketika selesai berolahraga, bekerja, sekolah, dan berbagai aktivitas berat lainnya.

Rasa capek yang dialami tidak jarang membuat seseorang ingin mengeluh. Bagi sebagian besar orang, ini adalah hal yang biasa untuk mengekspresikan atau mengungkapkan perasaan.

Namun, bagaimana Islam memandang orang yang gemar mengeluh capek? Apakah diperbolehkan manusia mengeluh? Simak penjelasannya di bawah ini.

Firman Allah SWT tentang Mengeluh Capek

Ilustrasi Alquran (Sumber: Pixabay)

Dalam beberapa ayat Alquran, Allah SWT berbicara mengenai orang-orang yang sedang lelah atau putus asa.

1. Surat Al-Ankabut Ayat 3

“Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”

2. Surat Al-Baqarah Ayat 45

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang khusyuk.”

3. Surat Ar-Ra’d Ayat 28

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram.”

4. Surat Yusuf Ayat 87

“Wahai Anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”

Mengeluh Rasa Lelah dalam Islam

Ilustrasi anak kecil sedang termenung. (Sumber: Pixabay)

Beberapa firman Allah SWT yang telah dijabarkan di atas menunjukkan bahwa Allah melarang para umatnya untuk mengeluh. Sebab, Allah ingin menguji seberapa jauh keimanan seseorang terhadap ujian yang diberikan.

Allah SWT menganggap orang yang mengeluh sebagai bentuk rasa tidak bersyukur. Rasa tidak bersyukur adalah salah satu sifat yang sangat dibenci oleh SWT. Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam surat Yusuf dan mengatakan bahwa rasa putus asa merupakan cerminan orang kafir.

Maka dari itu, ketika rasa capek atau lelah sedang melanda, seorang Muslim hendaknya segera menunaikan kewajibannya untuk beribadah. Hal itu dilakukan agar hati manusia akan senantiasa tenteram dan selalu mengingat Allah SWT.

Baca juga: Alasan Anak Muda Enggak Boleh Mudah Menyerah

Cara Mengatasi Rasa Capek

Ilustrasi capek atau lelah (Sumber: Pixabay)

Mengeluh saat merasakan capek merupakan hal yang wajar. Namun alangkah baiknya, rasa lelah harus segera diatasi agar tubuh dan pikiran tetap terjaga. Menyadur Better Health, berikut cara-cara untuk mengatasi rasa lelah:

1. Tidur yang Cukup

Tidur merupakan suatu aktivitas yang sangat diperlukan oleh semua orang. Sebab, tidur dapat mengembalikan energi yang sudah terkuras agar kembali bersemangat.

Namun, perlu diingat bahwa waktu yang baik sangat diperlukan. Menurut Kemenkes, waktu tidur yang baik untuk anak-anak adalah 10-13 jam sehari, remaja 8-9 jam, dan dewasa 7-8 jam.

2. Jangan Merokok

Beberapa penduduk di dunia tidak terlepas dari rokok, termasuk Indonesia. Bahkan, sumber mengatakan bahwa perokok di Indonesia memiliki perbandingan 1:4, yang berarti ada 25 orang perokok di setiap 100 penduduk Indonesia.

Asap rokok mengandung banyak zat berbahaya. Zat-zat itulah yang menurunkan energi tubuh. Oleh sebab itu, hindari rokok agar tubuh tidak mudah lelah.

3. Lebih Banyak Bergerak

Terus diam di satu posisi akan membuat tubuh menjadi mudah lelah dan pikiran pun jenuh. Usahakan agar tetap terus bergerak meskipun hanya sekadar pergi ke minimarket terdekat.

4. Batasi Kafein

Banyak orang yang menyangka jika kopi dapat mengurangi rasa kantuk dan lelah. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi kafein terutama pada malam hari dapat menyebabkan insomnia.

Alangkah lebih baik jika kandungan kafein dibatasi maksimal lima cangkir per harinya. Hindari juga minum kopi di saat malam agar tidur menjadi nyenyak.

5. Bersantai

Salah satu aktivitas yang dapat mengurangi rasa lelah adalah dengan bersantai. Maka dari itu, selalu sempatkan untuk bersantai setiap sehabis bekerja seperti peregangan tubuh, mengobrol dengan rekan, atau sekadar berjalan-jalan sejenak.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai mengeluh capek dalam Islam hingga cara mengatasinya.

Baca juga: Pimpinan Separatis Luhansk: Tentara Ukraina yang Menyerah Akan Diampuni

(ANF)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan capek?
chevron-down

Capek atau lelah merupakan perasaan atau kondisi pada tubuh manusia yang secara alami mengalami mental yang berat.

Apakah kita boleh mengeluh?
chevron-down

Beberapa firman Allah SWT yang sudah dijabarkan di atas menunjukkan bahwa Allah melarang para umatnya untuk mengeluh.

Berapa lama durasi tidur yang baik?
chevron-down

Menurut Kemenkes, disebutkan jika waktu tidur yang baik untuk anak-anak adalah 10-13 jam sehari, remaja 8-9 jam, dan dewasa 7-8 jam.