Konten dari Pengguna

Apakah Menonton Film Dewasa Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menonton film dewasa. Foto: Tomas Urbelionis/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton film dewasa. Foto: Tomas Urbelionis/Shutterstock

Ketika menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat Muslim perlu mematuhi beberapa rukun dan syarat wajibnya. Mulai dari membaca niat, menahan lapar dan haus, menahan nafsu, dan lain-lain.

Selain itu, terdapat juga larangan dan hal-hal makruh yang mesti dihindari. Dijelaskan dalam buku Fiqih Puasa: Tuntunan Praktis Ibadah Puasa Serta Problematika Seputar Puasa karya Iswandi El Nisamy, larangan tersebut mencakup muntah dengan sengaja, memasukkan benda ke lubang tubuh, bersetubuh, onani, dan lain sebagainya.

Adapun terkait hal-hal makruh, para ulama telah menjelaskan beberapa poinnya dengan detail. Salah satu poin tersebut yaitu menonton film dewasa atau film porno saat bulan Ramadhan.

Para ulama mengatakan bahwa kegiatan tersebut dapat mendatangkan dosa dan menghapus pahala puasa seseorang. Namun, apakah menonton film dewasa bisa membatalkan puasa? Temukan jawabannya dalam artikel berikut ini.

Hukum Menonton Film Dewasa Saat Puasa

Ilustrasi menonton film dewasa Foto: Kemenparekraf

Mengutip buku Batalkah Sholat Jika Melihat Sarung Imam Bolong karya Ustadz M. Syukron Maksum, jika seorang menonton film dewasa saat puasa lalu keluar air mani, maka hukum puasanya dianggap tetap sah dan tidak batal. Sebab, keluarnya air mani dalam kasus ini tidak melalui persentuhan langsung.

Namun jika orang tersebut sudah biasa melakukannya atau memiliki keyakinan akan keluar air mani saat melihat film dewasa, maka hal tersebut bisa membatalkan puasa. Pendapat ini disepakati oleh jumhur ulama.

Karena pada dasarnya, menonton film dewasa atau film porno dapat mengundang syahwat. Maka tidak pantas jika seorang Muslim menjalankan puasa, namun tidak diiringi dengan keinginan menahan hawa nafsunya.

Sebab tujuan menjalankan ibadah puasa tidak hanya untuk menahan diri dari kebutuhan biologis seperti makan, minum, dan hubungan seksual. Namun, puasa juga bertujuan untuk menjaga panca indra manusia agar terhindar dari hal-hal yang sifatnya dilarang.

Kalaupun menonton film dewasa tidak membatalkan puasa, kegiatan tersebut tetap akan menggugurkan pahala puasanya. Jadi seorang Muslim yang menonton film dewasa saat puasa tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus saja.

Ilustrasi menonton film dewasa Foto: Kemenparekraf

Tentu tindakan ini sangatlah merugi. Padahal, keutamaan puasa sangatlah banyak sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap ridho Allah semata, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Puasa Ramadhan menjadi jaminan pengampunan dosa bagi yang bersungguh-sungguh saat menjalankannya. Selain itu, puasa Ramadhan juga bisa menjadi waktu khusus terijabahnya doa.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya orang yang berpuasa pada saat berbuka mempunyai waktu di mana doanya tidak tertolak.” (HR Ibnu Majah)

Baca juga: Hukum Puasa Ramadhan Tanpa Sahur serta Keutamaannya

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa saja yang dapat membatalkan puasa?

chevron-down

Memasukkan benda ke lubang tubuh, makan dan minum, berhubungan seksual, muntah dengan sengaja, dan lain-lain.

Apa saja rukun puasa Ramadhan?

chevron-down

Ada dua yakni membaca niat serta menahan diri dari makan dan minum.

Apa saja syarat sah puasa?

chevron-down

Beragama Islam, suci dari haid atau nifas, berakal, dan akil baligh.