Konten dari Pengguna

Apakah OSN Matematika Boleh Pakai Kalkulator? Begini Ketentuannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kalkulator. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kalkulator. Foto: Unsplash

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang kompetisi tahunan di bidang sains yang ditujukan bagi siswa-siswi Indonesia dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Bidang lomba yang diujikan cukup beragam, salah satunya Matematika. Sama seperti olimpiade lainnya, OSN Matematika memiliki aturan mengenai penggunaan alat bantu.

Pertanyaannya, apakah OSN Matematika boleh pakai kalkulator? Agar lebih jelas, simak ketentuannya berikut ini.

Apakah OSN Matematika Boleh Pakai Kalkulator?

Ilustrasi apakah OSN Matematika boleh pakai kalkulator? Foto: Unsplash

Peserta OSN Matematika wajib mematuhi aturan mengenai alat yang boleh dan tidak boleh digunakan saat ujian. Berdasarkan Buku Panduan OSN yang diterbitkan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), penggunaan kalkulator tidak diperbolehkan.

Selain kalkulator, alat bantu lain yang dilarang digunakan dalam OSN Matematika adalah busur derajat dan busur segitiga. Meski demikian, peserta tetap diperbolehkan menggunakan beberapa alat bantu lain selama ujian, seperti penggaris lurus, jangka, dan alat tulis,

Adapun kalkulator hanya boleh digunakan sesuai petunjuk soal di tiap cabang kompetisi. Misalnya, pada cabang Fisika, peserta boleh memakai kalkulator saintifik non-grafik untuk membantu perhitungan teknis, asalkan bukan kalkulator HP maupun komputer.

Materi OSN Matematika di Berbagai Jenjang

Ilustrasi materi OSN Matematika di berbagai jenjang. Foto: Unsplash

Selain memahami ketentuan tentang alat bantu yang diperbolehkan, peserta juga perlu menguasai materi yang akan diujikan. Mengacu pada ketentuan tahun sebelumnya, berikut adalah materi OSN Matematika dari jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA yang bisa dipelajari.

Materi OSN Matematika SD

1. Bilangan

  • Bilangan cacah, bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan prima

  • Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB)

  • Pola bilangan

2. Aritmatika

  • Operasi bilangan

  • Persamaan linear satu variabel dan dua variabel

  • Sistem pertidaksamaan linear

3. Geometri

  • Bidang datar: sifat-sifat bangun datar, segiempat, segitiga, lingkaran, luas, keliling, sudut, simetri lipat, dan simetri putar

  • Geometri ruang: volume, luas permukaan, dan jaring-jaring

4. Statistika, Data, dan Pengukuran

  • Satuan waktu dan hubungan antar-satuan baku panjang, berat, dan waktu

  • Penyajian dan analisis data: diagram batang, daftar, tabel, piktogram, diagram garis

  • Perbandingan dua besaran berbeda: kecepatan (jarak/waktu) dan debit (volume/waktu)

  • Modus, median, dan mean data tunggal

Materi OSN Matematika SMP

1. Bilangan

  • Sifat dan operasi bilangan bulat, rasional, berpangkat, dan akar

  • Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

  • Basis bilangan dan sisa pembagian

  • Penerapan konsep himpunan, relasi, fungsi, perbandingan, persamaan, pertidaksamaan, barisan, deret, dan operasi aljabar dalam pemecahan masalah

2. Aljabar

  • Pengertian aljabar, notasi, operasi himpunan, relasi, fungsi, dan grafik

  • Operasi fungsi suku banyak, rasional, berakar, serta perbandingan senilai dan berbalik nilai

  • Persamaan linear dan kuadrat satu atau dua peubah

  • Pertidaksamaan linear dan kuadrat satu atau dua peubah

  • Sistem persamaan linear dua peubah

  • Pola bilangan, barisan, dan deret

  • Penerapan konsep garis, sudut, teorema Pythagoras, sistem koordinat kartesius, dan transformasi pada bidang dan ruang

3. Geometri

  • Garis dan sudut, kedudukan dua garis, jarak titik ke titik dan titik ke garis

  • Sifat bangun datar: keliling, luas, kesebangunan, kekongruenan

  • Teorema Pythagoras

  • Transformasi: refleksi, translasi, rotasi, dilatasi

  • Sistem koordinat kartesius

  • Luas permukaan dan volume bangun ruang

4. Analisis Data dan Peluang

  • Rata-rata, median, modus, dan penafsirannya

  • Penyajian data dalam tabel, diagram, grafik, serta penafsirannya

  • Peluang: aturan pencacahan, penjumlahan, perkalian, permutasi, kombinasi, dan peluang suatu kejadian

Materi OSN Matematika SMA

1. Aljabar

  • Identitas aljabar

  • Barisan aritmatika dan barisan geometri

  • Ketaksamaan dan barisan rekursif

  • Polinom, akar polinom, dan algoritma pembagian

2. Geometri

  • Angle chasing

  • Garis berat, garis sumbu, dan lingkaran luar

  • Garis tinggi, segi empat tali, busur

  • Aris bagi dalam/luar dan titik kuasa

3. Kombinatorika

  • Basic counting: permutasi, kombinasi, distribusi, dan partisi

  • Koefisien binomial, peluang, dan teori himpunan

  • Prinsip bijeksi

4. Teori Bilangan

  • Keterbagian, algoritma pembagian, FPB, KPK, dan bilangan prima

  • Persamaan Diophantine

  • Kongruensi modulo, Teorema Fermat, dan Teorema Euler

Baca juga: 10 Contoh Soal OSN Biologi SMA dan Jawabannya untuk Persiapan Lomba

(RK)