Konten dari Pengguna

Apakah Shalat Ied Bisa Dilakukan Sendiri? Begini Ketentuannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi shalat Ied sendiri di rumah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi shalat Ied sendiri di rumah. Foto: Pexels

Shalat Ied merupakan shalat yang dilakukan pada dua hari besar umat Islam, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Pada kedua hari ini, umat Muslim beramai-ramai akan menuju tanah lapang untuk melaksanakan shalat Ied berjamaah.

Mengutip buku Fiqih Sunnah 2 tulisan Sayyid Sabiq, shalat Ied boleh digelar di masjid, tetapi lebih utama jika dilaksanakan di tempat terbuka. Alasannya, pelaksanaan shalat di lapangan bisa menampung lebih banyak jamaah sehingga perayaannya akan lebih terasa.

Namun, sejak pandemi Covid-19 menyerang, banyak yang memilih melaksanakan shalat Ied di rumah. Yang menjadi pertanyaan, apakah shalat Ied bisa dilakukan sendiri? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apakah Shalat Ied Bisa Dilakukan Sendiri?

Ilustrasi shalat Ied sendiri di rumah. Foto: Pexels

Mengutip buku Panduan Sholat untuk Perempuan tulisan Dr. Nur Rofi’ah, meski lebih utama jika mengerjakannya secara berjamaah di masjid atau tanah lapang, shalat Ied boleh dilakukan sendiri (munfarid) di rumah.

Namun, hendaknya alasannya cukup kuat dan memberatkan jika dikerjakan di luar rumah. Misalnya dalam kondisi darurat karena hujan, banjir, termasuk karena pandemi. Alasan ini bisa diterima karena untuk menghindari kerumunan yang dikhawatirkan dapat membahayakan jamaah akibat penularan virus Corona.

Meski demikian, umat Muslim tetap harus memerhatikan sunnah dan ketentuan-ketentuan shalat Ied agar pelaksanaan sholatnya sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Ketentuan Shalat Ied Sendiri

Shalat Ied dimulai sejak matahari pagi naik seukuran tombak, yaitu waktu yang sama dengan shalat dhuha, kira-kira setengah jam setelah terbitnya matahari hingga sebelum hilangnya matahari, atau menjelang Dzuhur.

Jika ada yang melaksanakan shalat Ied setelah matahari terbit, tetapi ketinggiannya hanya setengah tombak, maka shalat tersebut dianggap tidak sah karena termasuk dalam waktu yang makruh untuk mendirikan shalat.

Selain itu, umat Muslim juga disunnahkan mandi dan menggosok gigi hingga bersih sebelum melaksanakan shalat Ied. Pakaian yang dikenakan juga hendaknya bersih, indah, dan wangi, pantas untuk menyambut Hari Kemenangan.

Kemudian, sebelum mengerjakan shalat Idul Fitri, dianjurkan untuk makan terlebih dahulu, meskipun hanya sebutir kurma. Sedangkan, untuk shalat Idul Adha, umat Muslim dianjurkan berpuasa sampai setelah shalat Ied.

Niat dan Tata Cara Shalat Ied Sendiri di Rumah

Ilustrasi shalat Idul Fitri. Foto: Pixabay

Tata cara pelaksanaan shalat Ied sama seperti shalat sunnah pada umumnya, yang membedakan hanya niat dan jumlah takbirnya. Shalat Ied juga tidak didahului adzan maupun iqomah. Berikut niat dan tata cara shalat Ied sendiri di rumah yang bisa dipraktikkan:

Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri Sendiri

1. Membaca niat

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Takbir sebanyak 7 kali seraya membaca "Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha ilallah wallahu akbar" di tiap takbirnya

5. Membaca surat Al-Fatihah

6. Membaca surat-surat pendek. Untuk surat pertamanya dianjurkan membaca surat Al-’Ala

7. Rukuk

8. I’tidal

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Melakukan sholat rakaat kedua seperti sebelumnya

12. Duduk tasyahud akhir

13. Salam

14. Mendengarkan khutbah apabila menjadi makmum, memberikan khutbah bila menjadi imam. Namun jika shalat Idul Fitri dikerjakan secara munfarid, tidak perlu ada khutbah.

Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha Sendiri

1. Membaca niat

Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca takbir tujuh kali di rakaat pertama, subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar

5. Membaca Al-fatihah

6. Membaca salah satu surat atau ayat dalam Al Quran

7. Ruku

8. I'tidal

9. Sujud

10. Duduk di antara dua sujud

11. Sujud kedua

12. Melakukan sholat rakaat kedua seperti sebelumnya

13. Duduk tasyahud akhir

14. Salam

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Bolehkah shalat Idul Adha dilakukan sendiri?
chevron-down

Meski lebih utama jika mengerjakannya secara berjamaah di masjid atau tanah lapang, shalat Ied boleh dilakukan sendiri (munfarid) di rumah.

Apa hukumnya sholat Idul Fitri sendirian?
chevron-down

Boleh, namun tetap mengikuti ketentuan dan sunnah Rasulullah, mulai dari waktu pelaksanaan hingga pakaian yang dikenakan.

Bolehkah sholat Idul Fitri tanpa khutbah?
chevron-down

Jika shalat Idul Fitri dikerjakan secara munfarid, tidak perlu ada khutbah.