Konten dari Pengguna

Arti Ajojing dan Contoh Bahasa Gaul Lain yang Populer pada Tahun 90-an

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kata ajojing artinya dansa. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kata ajojing artinya dansa. Sumber: Pexels

Ajojing adalah istilah dalam bahasa gaul anak muda tahun 90-an yang kembali populer di media sosial. Namun, masih banyak anak muda zaman sekarang, terutama Generasi Z, yang belum mengetahui ajojing artinya apa dan bagaimana menggunakan istilahnya.

Meski merupakan bahasa gaul, ajojing adalah kata yang tercantum Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bagi yang belum paham, simak penjelasan soal arti kata ajojing dan contoh bahasa gaul lain generasi 90-an.

Arti Ajojing Menurut KBBI

Ilustrasi ajojing artinya apa dalam KBBI. Sumber: Pexels

Mengutip laman Kamus Besar Bahasa Indonesia, ajojing termasuk dalam kelas nomina atau kata benda. Ajojing artinya dansa dengan gerakan berjingkrak. Ajojing merupakan istilah untuk gerakan dansa yang populer di kalangan anak muda.

Kata ajojing digunakan di awal kalimat atau saat menyatakan nama seseorang, tempat, dan segala hal yang dibendakan. Ajojing juga termasuk bentuk kata percakapan yang sifatnya tidak baku. Jadi, kata ini tidak dapat digunakan dalam percakapan resmi.

Baca Juga: Roasting adalah Istilah Populer dalam Stand Up Comedy. Simak Istilah Lainnya!

Sinonim ajojing adalah jojing, dengan arti yang sama dengan ajojing. Berajojing adalah turunan dari kata ajojing yang termasuk dalam kelas verba atau kata kerja. Dalam sebuah kalimat, kata berajojing ditempatkan setelah subyek dan menggambarkan aksi yang dilakukan oleh seseorang.

Contoh penggunaan kata ajojing dalam sebuah kalimat adalah: “Ajojing di pesta ulang tahun temanku semalam seru sekali.” Sedangkan contoh penggunaan kata berajojing adalah: “Masih ada saja orang tua yang berajojing.”

Contoh Bahasa Gaul Tahun 90-an Lainnya

Selain ajojing, ada banyak istilah bahasa gaul tahun 90-an yang populer di kalangan anak muda. Mengutip buku LOL Bangetz karya Vidi, berikut contoh-contoh bahasa gaul 90-an beserta artinya.

  • Gua/Gue: Kata awalan yang diambil dari bahasa Betawi ini memiliki arti Saya atau Aku.

  • Lo/Lu: Kata Lo/Lu juga diambil dari bahasa Betawi yang memiliki arti Anda atau Kamu.

  • Lebay: Berlebihan atau menjelaskan sesuatu yang dianggap terlalu hiperbola.

  • Jayus: Kata sifat yang digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang tidak lucu.

  • Jaim: Singkatan dar Jaga Imej yang artinya menjaga citra diri.

  • Ember: Plesetan dari kata Emang atau Memang. Pertama kali dipopulerkan oleh penyanyi Titi DJ.

  • Bonyok: Singkatan dari Bokap dan Nyokap yang artinya Bapak dan Ibu.

  • BT/Bete: Singkatan dari Boring Total yang artinya sangat membosankan.

  • Kamsud: Merupakan pembalikan konsonan kata Maksud.

  • Nek: Panggilan untuk teman sebaya yang pertama kali dipopulerkan oleh grup GSP di pertengahan tahun 90-an.

  • Garing: Kata sifat bahasa sunda yang artinya tidak lucu.

  • Akika: Kata gaul lain untuk menyatakan Saya atau Aku. Kata ini pertama kali dipopulerkan oleh Debby Sahertian dalam buku Kamus Gaul.

  • Memble Kece: Kata sifat yang berarti jelek tapi keren. Kata ini pertama kali dipopulerkan oleh Jaja Mihardja.

Baca Juga: Arti Saranghaeyo dan Istilah dalam Bahasa Korea Lainnya

Frequently Asked Question Section

Apa arti kata lebay?

chevron-down

Lebay artinya berlebihan atau menjelaskan sesuatu yang dianggap terlalu hiperbola.

Bonyok artinya apa?

chevron-down

Bonyok adalah singkatan dari Bokap dan Nyokap yang berarti Bapak dan Ibu.

Apa arti garing?

chevron-down

Garing adalah kata sifat bahasa Sunda yang artinya tidak lucu.

(ALS)