Arti Bolo Bahasa Jawa yang Viral di TikTok dan Contoh Penggunaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata “Bolo” belakangan ini viral di TikTok. Kata tersebut sering dituliskan dalam komentar video yang biasa diunggah para konten kreator di platform tersebut.
Ternyata, arti bolo bahasa Jawa adalah teman. Arti kata ini sama seperti konco, kanca, dan batir yang berarti teman. Perbedaannya terletak pada penggunaannya saja.
Kata bolo, batir, dan kanca merupakan ragam bahasa Ngoko Kasar yang biasa digunakan dalam percakapan non-formal. Anda bisa menggunakannya ketika sedang berbicara dengan teman sebaya yang sudah akrab.
Sedangkan konco adalah ragam bahasa Jawa Ngoko Alus yang lebih cocok digunakan saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau lebih dihormati. Ingin tahu penggunaan kata bolo dalam percakapan? Simak contohnya dalam artikel berikut.
Arti Bolo Bahasa Jawa dan Penggunaannya
Secara umum, kata bolo dalam bahasa Jawa dimaknai sebagai teman. Sebenarnya kata ini memiliki arti yang sama dengan kanca, konco, dan batir.
Namun, sebagian orang membedakannya berdasarkan penuturan dan maknanya secara harfiah. Jika dilihat dari penuturannya, bolo lebih sering digunakan dalam percakapan non-formal, sedangkan konco lebih sering digunakan dalam percakapan formal.
Misalnya, ketika berbicara dengan teman sebaya, kebanyakan orang akan menggunakan kata “bolo” untuk merepresentasikan kata teman. Namun, jika berbicara dengan orangtua atau orang yang dihormati, kata “konco” lebih sering digunakan.
Di samping itu, orang Jawa juga memperhatikan aspek geografis saat menggunakan kata-kata tersebut. Umumnya, kata “bolo” lebih sering digunakan di wilayah Jawa Timur, sedangkan konco, batir, dan kanca lebih sering digunakan di wilayah Jawa Tengah.
Ini bukanlah aturan saklek yang mesti diikuti. Namun, mayoritas orang Jawa cenderung memilih penggunaan bahasa yang lazim dipakai di lingkungan mereka.
Kemudian, penggunaan kata “bolo” juga ditentukan berdasarkan makna harfiahnya. Umumnya, orang Jawa menerjemahkan kata “bolo” sebagai sahabat dekat, sedangkan konco adalah teman biasa.
Jadi, ketika ingin menyebut sahabat mereka menggunakan kata “bolo” dan jika ingin menyebut teman mereka menggunakan kata “konco/kanca”. Mereka cenderung membedakan perlakuan antara kedua status pertemanan tersebut.
Misalnya, ketika seseorang memiliki bolo, maka ia akan mengusahakan apa pun untuk sahabatnya tersebut. Namun, jika statusnya hanya konco, maka ia akan berteman sekedarnya.
Di TikTok, banyak netizen yang menjelaskan makna bolo dan konco secara harfiah. Dalam salah satu unggahan, seseorang mengatakan:
“Konco karo bolo kuwi bedo. Konco seumpomo ngejak kene raiso ya wes. Tapi nek bolo ngejak kene raiso tetep o otw. Trus siji neh, bolo iku luweh tulus teko konco.”
Arti dari kalimat tersebut yaitu, “Konco dan bolo itu berbeda. Misalkan konco diajak untuk ke suatu tempat tidak bisa (karena suatu halangan), yasudah kita tidak akan maksa. Tapi kalau bolo diajak ke suatu tempat tidak bisa, kita akan otw jemput. Satu hal lagi, bolo itu lebih tulus dibandingkan konco.”
Baca juga: Arti Turu dalam Bahasa Jawa dan Bahasa Jawa Viral Lainnya
(MSD)
