Arti Hemat dalam Islam serta Manfaatnya untuk Kehidupan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hemat dapat diartikan sebagai berhati-hati dalam membelanjakan uang/tidak boros. Dalam Islam, menerapkan hidup hemat merupakan sifat yang terpuji dan disukai oleh Allah SWT.
Allah SWT tidak suka terhadap segala sesuatu yang berlebihan, termasuk dalam segi harta. Menghambur-hamburkan harta dianggap melampaui batas yang berarti ingkar terhadap Allah SWT.
Hemat dalam Islam
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 26-27 yang artinya:
“Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang ada dalam perjalanan. Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang pemboros itu adalah saudara dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”
Surat tersebut mengatakan bahwa Allah SWT sangat membenci manusia yang memiliki perilaku boros. Sebab, sifat boros mencerminkan perilaku setan.
Mengutip buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII oleh Tim Duta Madani disebutkan, jika menghambur-hamburkan harta secara berlebihan masuk dalam kategori ingkar kepada Allah SWT. Allah SWT bahkan memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa hidup hemat dan tidak bermewah-mewahan.
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah. Tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf [7]: 31)
Oleh sebab itu, sebagaimana bunyi kedua ayat di atas, umat Islam sebagai manusia harus menghindari sifat boros dan menghambur-hamburkan uang. Tetaplah senantiasa hidup sederhana dengan bersyukur dan berlapang dada.
Bahkan, Rasulullah SAW memerintahkan kepada para umatnya untuk berperilaku hemat. Sebagaimana dalam sabdanya:
“Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu syaibah telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah memberitakan kepada kami Hammam dari Qatadah dari ‘Amri bin Syu’aib dari ayanya dari ayahnya dari kakeknya. Dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘makan dan minumlah, bersedekahlah dan berpakaianlah kalian dengan tidak berlebih-lebihan atau kesombongan.’” (HR. Ibnu Majah)
Baca juga: Anti Kantong Bolong, Ini 4 Tips Belanja Akhir Tahun dari Financial Planner
Manfaat Hidup Hemat
Untuk menjalani perintah Allah SWT dan Rasulnya, umat Islam wajib menerapkan hidup hemat. Sebab, hemat memiliki banyak manfaatnya bagi kehidupan, di antaranya:
1. Bebas Hutang
Memiliki sifat boros membuat seseorang selalu ingin mendapatkan apa saja yang diinginkan meskipun harus meminjam dana, entah itu dari keluarga, kerabat, ataupun bank. Namun jika seseorang menerapkan prinsip hemat dalam hidup, utang pun tidak akan menghantui.
2. Dijauhkan dari Sifat Pamer
Terkadang, manusia memiliki sifat pamer atau ingin menunjukkan harta berlebih yang dimiliki kepada orang lain. Namun dengan berhemat, kita akan selalu terbiasa dengan hidup sederhana dan tidak pamer dengan harta yang dimiliki.
3. Alokasikan Dana
Tidak boros atau tidak menghambur-hamburkan harta membuat finansial tetap aman dan terjaga. Dengan menerapkan hidup hemat, kita bisa mengalokasikan dana yang dimiliki untuk diinvestasikan ke berbagai ladang usaha, sedekah, hingga wakaf.
4. Tekanan Hidup Berkurang
Dengan hidup hemat dan tidak bermewah-mewahan membuat diri menjadi tenang dan tidak takut akan terlilit utang. Sebab, beberapa orang terkadang sampai rela meminjang sana-sini demi memenuhi gaya hidup yang konsumtif.
5. Masa Depan Terjamin
Hidup hemat juga dapat membuat masa depan terjamin. Sebab, kita akan terhindar dari utang, sifat pamer, dan stres yang melanda pikiran.
Itulah tadi beberapa informasi mengenai arti hemat dalam islam beserta manfaatnya. Sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak hidup hemat, bukan?
Baca juga: Jadi Hemat! Ini 7 Cara Kreatif Manfaatkan Barang Bekas di Rumah
(ANF)
Frequently Asked Question Section
Apa itu hemat?

Apa itu hemat?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hemat dapat diartikan sebagai berhati-hati dalam membelanjakan uang/tidak boros.
Apa saja manfaat hidup hemat?

Apa saja manfaat hidup hemat?
Bebas utang, dijauhkan dari sifat pamer, dapat mengalokasikan dana, tekanan hidup berkurang, dan masa depan terjamin.
Mengapa Allah SWT membenci hidup boros?

Mengapa Allah SWT membenci hidup boros?
Sebab, Allah SWT tidak suka terhadap segala sesuatu yang berlebihan, termasuk dalam segi harta.
