Konten dari Pengguna

Arti Kearifan Lokal, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kearifan lokal memainkan peran penting dalam menjaga identitas budaya. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Kearifan lokal memainkan peran penting dalam menjaga identitas budaya. Foto: Pexels.com

Secara umum, arti kearifan lokal adalah kumpulan nilai, norma, pengetahuan, dan tradisi yang ada dalam suatu komunitas atau masyarakat tertentu. Hal ini mencakup pandangan hidup, ilmu pengetahuan, dan berbagai gaya hidup yang menjadi bagian dari identitas budaya suatu daerah.

Kearifan lokal memainkan peran penting dalam menjaga identitas budaya, memelihara hubungan harmonis antara anggota masyarakat, dan memanfaatkan sumber daya alam dengan bijaksana. Untuk memahami lebih dalam mengenai apa itu kearifan lokal, simak penjelasan di bawah ini.

Arti Kearifan Lokal

Secara umum, arti kearifan lokal adalah kumpulan nilai, norma, pengetahuan, dan tradisi yang ada dalam suatu komunitas atau masyarakat tertentu. Foto: Pexels.com

Dikutip dari Buku Ajar Kearifan Lokal Daerah Sumatera Selatan karya Syarifuddin, kearifan lokal merujuk pada ide-ide dan konsep-konsep yang berasal dari masyarakat setempat, yang cenderung bijaksana, kaya akan nilai, dan dijunjung tinggi oleh penduduk setempat.

Ini meliputi pemikiran tentang bagaimana cara hidup yang berdasarkan pada pikiran logis, perilaku yang baik, dan nilai-nilai yang positif. Kearifan lokal juga mencakup hal-hal seperti kebiasaan, tindakan, dan pedoman untuk meningkatkan harga diri seseorang.

Menurut Fritz Hotman Syahmahita Damanik dalam buku Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII, kearifan lokal bersifat dinamis, fleksibel, dan terbuka terhadap perkembangan zaman serta terkait erat dengan lingkungan tempat tinggalnya. Ini berarti bahwa pengetahuan lokal selalu berubah dan berkembang seiring waktu serta dapat beradaptasi dengan perubahan dalam situasi global.

Konsep kearifan lokal juga menekankan bahwa pengetahuan dan nilai-nilai yang ada di masyarakat dari waktu ke waktu sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari di wilayah tersebut. Artinya, kearifan lokal menghargai kekayaan budaya, tradisi, dan pengetahuan yang telah diturunkan dari nenek moyang ke generasi selanjutnya.

Baca Juga: 10 Contoh Pemberdayaan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

Kearifan lokal memiliki ciri-ciri khas yang mencakup berbagai hal. Foto: Pexels.com

Dijelaskan dalam buku Pendidikan Toleransi Berbasis Kearifan Lokal yang ditulis Muhammad Japar, dkk, kearifan lokal memiliki ciri khas yang mencakup:

  • Mampu bertahan terhadap budaya luar: Kearifan lokal mampu tetap eksis dan tidak tergerus oleh pengaruh budaya luar yang datang.

  • Mengakomodasi unsur-unsur budaya luar: Kearifan lokal dapat menerima dan mengintegrasikan aspek-aspek dari budaya luar ke dalam tradisi dan nilai-nilai lokal.

  • Mengintegrasikan unsur budaya luar ke dalam budaya asli: Kearifan lokal mampu menyatukan unsur-unsur budaya luar ke dalam budaya asli dengan cara yang seimbang dan harmonis.

  • Mengendalikan pengaruh budaya luar: Kearifan lokal memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengontrol pengaruh budaya luar agar tidak menggantikan atau merusak nilai-nilai lokal yang telah ada.

  • Memberi arah pada perkembangan budaya: Kearifan lokal dapat memberikan pedoman atau panduan untuk mengarahkan perkembangan budaya ke arah yang sesuai dengan nilai-nilai dan kebutuhan masyarakat lokal.

Baca Juga: 5 Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal

Fungsi Kearifan Lokal

Dengan memahami dan memelihara kearifan lokal, suatu masyarakat dapat memperkokoh identitasnya, hingga memperkuat kesatuan sosial. Foto: Pexels.com

Dalam buku Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global oleh Irwan Abdullah, dkk, kearifan lokal memiliki fungsi yang signifikan, yakni:

  • Sebagai identitas suatu komunitas atau masyarakat;

  • Sebagai faktor penyatuan antara berbagai lapisan masyarakat, agama, dan kepercayaan dalam suatu komunitas atau masyarakat;

  • Menjadi bagian dari unsur budaya yang ada dan terus berkembang di dalam masyarakat;

  • Mewakili semangat kesatuan dalam suatu komunitas atau masyarakat;

  • Membantu mengubah cara berpikir dan hubungan timbal balik antara individu dan kelompok dengan menempatkannya di atas landasan budaya;

  • Mendorong terbentuknya rasa kebersamaan, penghargaan, serta sebagai mekanisme bersama untuk mengatasi berbagai potensi yang dapat mengganggu atau bahkan merusak solidaritas komunal yang tumbuh dari kesadaran bersama dalam sebuah komunitas yang terpadu.

Secara keseluruhan, kearifan lokal mencerminkan warisan budaya yang kaya dan bernilai tinggi bagi suatu masyarakat. Dengan memahami dan memelihara kearifan lokal, suatu masyarakat dapat memperkokoh identitasnya, hingga memperkuat kesatuan sosial.

(SAI)