Arti Paket Gagal Di-Pick Up Kurir dan Solusi Mengatasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat lebih memilih membeli barang secara online karena jauh lebih mudah, cepat, dan praktis. Beberapa e-commerce pun telah bekerja sama dengan berbagai jenis ekspedisi untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen.
Saat barang yang dibeli telah diproses, pelanggan dapat melacak sudah sejauh mana barang pesanannya dalam pengiriman. Mereka juga bisa mengetahui jika ada masalah dalam pengiriman barang yang dipesan.
Salah satu kendala yang sering dialami adalah paket gagal di-pick up. Apa yang dimaksud dengan paket gagal di-pick up? Apa yang harus dilakukan customer jika barang pesanannya mengalami hal ini? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Pick Up Gagal karena Masalah Operasional, Ini Penyebab dan Solusinya
Arti Paket Gagal Di Pick Up
Sebagian jasa ekspedisi telah menyediakan layanan pick up paket. Dengan layanan ini, pelanggan tak perlu datang ke kantor layanan pengiriman barang. Mereka hanya perlu menunggu kurir melakukan pick up atau mengambil barang yang akan diantarkan.
Namun, proses pengambilan barang tersebut tidak selalu lancar. Ada kalanya kurir dari jasa ekspedisi yang dipilih tidak berhasil mengambil paket yang akan dikirim oleh pengirim barang. Inilah yang dimaksud dengan paket gagal di pick up.
Masalah ini dapat terjadi pada semua jasa pengiriman barang. Penyebabnya sangat beragam, bisa jadi karena pengiriman overload, salah penulisan nama, alamat, atau data lainnya, barang pesanan belum siap dikirimkan, dan sebagainya.
Kendala paket gagal di-pick up tersebut juga terlacak jika barang dibeli lewat e-commerce. Biasanya, kurir akan menuliskan keterangan mengapa barang pesanan itu tidak berhasil diambil.
Baca juga: Jam Kerja Kurir ID Express dan Jadwal Pick Up Paket
Cara Mengatasi Paket Gagal Di Pick Up
Konsumen tak perlu khawatir karena setiap e-commerce telah memberikan solusi bagi pengguna yang mengalami kendala ini. Contohnya adalah Shopee di mana pengguna dapat menghubungi penjual secara langsung melalui fitur chat yang tersedia di aplikasi.
Mengutip laman resmi Shopee, khusus jasa kirim GrabExpress dan GoSend, pengguna bisa meminta penjual melakukan pengaturan pick up ulang. Sementara itu, untuk pengiriman reguler lainnya, pick up akan dilakukan keesokan harinya.
Apabila penjual tidak mengatur ulang pick up atau tidak mengirim barang dalam jangka waktu yang ditentukan, pesanan secara otomatis dibatalkan oleh sistem Shopee. Setelah itu, Shopee akan memproses pengembalian dana.
Jika penjual sudah mengonfirmasi bahwa ia butuh lebih banyak waktu untuk mengirimkan pesanan, pengguna dapat memperpanjang masa garansi Shopee agar pesanan tidak dibatalkan secara otomatis.
Sedangkan di Tokopedia, jika ada keterangan gagal pick up dari kurir, pengguna bisa mengecek bukti gagal pick up pada halaman lacak. Jika resi tidak dapat dilacak atau tidak status pengiriman tidak berubah dalam 1 x 24 jam hari kerja, transaksi akan dibatalkan otomatis.
(ADS)
Baca juga: Kurir Rekomendasi Tokopedia Siapa Saja? Ini Daftar dan Cara Menggunakannya
Frequently Asked Question Section
Apa yang terjadi jika paket gagal di pick up?

Apa yang terjadi jika paket gagal di pick up?
Kurir dari jasa ekspedisi yang dipilih tidak berhasil mengambil paket yang akan dikirim oleh pengirim barang.
Bagaimana jika paket Shopee tidak di pick up?

Bagaimana jika paket Shopee tidak di pick up?
Pengguna dapat menghubungi penjual secara langsung melalui fitur chat yang tersedia di aplikasi. untuk meminta penjual melakukan pengaturan pick up ulang.
Kenapa paket gagal dikirim oleh kurir?

Kenapa paket gagal dikirim oleh kurir?
Penyebabnya beragam, bisa jadi karena pengiriman overload, salah penulisan nama, alamat, atau data lainnya, barang pesanan belum siap dikirimkan, dan sebagainya.
