Arti Riweuh dan Kata-kata Bahasa Sunda Lainnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Riweuh artinya bingung dan kacau dalam bahasa Sunda. Kata riweuh banyak digunakan oleh orang Sunda dalam percakapan sehari-hari. Namun, kata ini juga banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia yang tidak berbahasa Sunda.
Bahasa Sunda termasuk salah satu bahasa daerah asli Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. Bahasa Sunda dan bahasa daerah lainnya termasuk salah satu bentuk kekayaan budaya di Indonesia.
Dikutip dari buku Antropologi: Mengungkap Keragaman Budaya karya Tedi Sutardi, bahasa daerah adalah identitas dan jati diri dari tiap suku. Dalam hal ini, bahasa Sunda menjadi identitas dari Suku Sunda atau Urang Sunda.
Menggunakan bahasa daerah adalah salah satu bentuk pelestarian kebudayaan. Untuk itu, penting bagi generasi muda tetap membiasakan diri menggunakan bahasa daerah masing-masing guna menunjukkan jati diri daerahnya.
Arti Riweuh dalam Bahasa Sunda
Dalam bahasa Sunda, riweuh artinya pikiran kacau karena terlalu banyak pekerjaan atau yang mengganggu. Dikutip dari buku Kamus Genggam Bahasa Sunda oleh Lulu Luthfiyan dkk (2016), riweuh adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat berpikir dengan kepala yang tenang karena banyak hal yang sedang dipikirkan atau dikerjakan.
Arti riweuh adalah kondisi yang rumit. Pasalnya, seseorang yang sedang riweuh artinya sedang ribet sendiri mengerjakan tugas-tugasnya, namun harus memikirkan hal lain.
Dalam Kamus Genggam Bahasa Sunda, dijelaskan bahwa kata riweuh memiliki beberapa modifikasi, yaitu ngaririweuh dan riweuhweun. Ngaririweuh artinya sibuk dengan orang lain, sementara riweuhweun artinya sibuk.
Beberapa contoh penggunaan kata riweuh dalam percakapan sehari-hari adalah sebagai berikut:
1. “Tong ngaganggu, kuring riweuh”
Arti: Jangan ganggu, aku sedang sibuk.
2. “Punten entong nyarios ka Ibu, margi Ibu riweuh”
Arti: Tolong jangan bilang pada Ibu, karena ibu sedang sibuk.
3. “Murid sok riweuh. Wajar yén anjeunna henteu ngabales obrolan”
Arti: Anak sekolahan memang sibuk. Wajar jika dia belum membalas pesan.
4. “Nalika éta kajadian, kuring sibuk. Ku sabab kitu kuring henteu terang”
Arti: Saat kejadian, aku sedang sibuk. Maka dari itu, aku tidak tahu.
5. “Riweuh ku Pnepi ka poho istirahat”
Arti: Dia terlalu sibuk sampai lupa istirahat.
Baca juga: 20 Contoh Kalimat Konjungsi Kausalitas dalam Bahasa Indonesia
Bahasa Sunda Lainnya
Selain riweuh, ada beberapa kata dalam bahasa Sunda yang perlu diketahui. Dikutip dari Kamus Genggam Bahasa Sunda, di bawah ini beberapa kata berbahasa Sunda untuk menambah wawasan:
Aa : akang (panggilan kepada laki-laki yang lebi tua atau kakak laki-laki), abang
Adu bagong : kegiatan mengadu babi hutan dengan anjing yang digelar di dalam sebuah arena
Ajengan : orang terkemuka, terutama guru agama Islam; kiai
Bager: baik
Bangor: nakal; suka usil (mengganggu)
Bodor: lucu, jenaka.
Cager: sehat.
Dawuan: bendungan kecil
Demplon: cantik
Doger: pertunjukan tari (tandak)
Emang: paman
Gantar: galah
(TAR)
Baca juga: 5 Cara Meminta Maaf Bahasa Spanyol, Perdon hingga Lo Siento
