Arti Tunas Kelapa Sebagai Lambang Pramuka Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Pramuka yang dirayakan setiap tanggal 14 Agustus menjadi peringatan penting bagi bangsa Indonesia. Perayaan ini berupaya memperingati Gerakan Pramuka yang telah ada sejak 1961. Tahun ini, Hari Pramuka jatuh pada Sabtu (14/8).
Menurut Zuli Agus Firmansyah dalam buku berjudul Panduan Resmi Pramuka, Gerakan Pramuka pertama kali diperkenalkan secara resmi pada khalayak pada 14 Agustus 1961. Organisasi tersebut terdiri dari gabungan sejumlah organisasi kepanduan Tanah Air.
Gerakan Pramuka dilambangkan dengan tunas kelapa. Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soenardjo Admodipura, seorang anggota Gerakan Pramuka yang aktif di Departemen Pertanian.
Lambang tunas kelapa mulai digunakan sejak 16 Agustus 1961 dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 06/KN/72 31 Januari 1972. Lambang Gerakan Pramuka menyimpan makna mendalam terkait cita-cita setiap anggota.
Untuk memperkaya pengetahuan Anda, mari simak arti tunas kelapa sebagai lambang pramuka Indonesia.
Arti Tunas Kelapa Sebagai Lambang Pramuka Indonesia
Berikut arti tunas kelapa yang dikutip dari buku Panduan Pramuka Penggalang karya Kak Agus S. Dani dan Kak Budi Anwar:
1. Inti Kelangsungan Hidup
Buah kelapa atau nyiur yang berada dalam keadaan tumbuh dinamakan dengan “cikal”. Istilah “cikal bakal” di Indonesia mengacu pada penduduk asli yang pertama menurunkan generasi baru.
Dengan kata lain, lambang buah kelapa atau nyiur yang sedang bertumbuh mengandung kiasan bahwa setiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2. Ketahanan
Nyiur mampu bertahan lama dalam kondisi apa pun. Jadi, dapat dikatakan bahwa lambang nyiur mengiaskan anggota Gerakan Pramuka yang sehat secara jasmani dan rohani.
Lambang ini juga menggambarkan kemampuan setiap Pramuka dalam menghadapi tantangan hidup guna mengabdi pada Indonesia.
3. Mudah Beradaptasi
Lambang nyiur menggambarkan pribadi setiap Pramuka yang mudah beradaptasi. Seperti diketahui, nyiur bisa tumbuh di mana saja lantaran mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi.
Dalam hal ini, setiap Pramuka diharapkan mampu menyesuaikan diri layaknya nyiur, baik dalam lingkungan masyarakat atau keadaan apa pun.
4. Cita-cita Tinggi
Kelapa merupakan salah satu pohon tertinggi di Nusantara. Pohon ini tumbuh menjulang lurus ke atas. Lambang nyiur mencerminkan setiap Pramuka yang memiliki cita-cita tinggi, lurus, mulia, jujur, tegak, dan tidak mudah diombang-ambingkan sesuatu.
5. Tekad yang Kuat
Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Ini mencerminkan tekad dan keyakinan setiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata guna memperkuat dirinya untuk menggapai cita-cita.
6. Berguna bagi Bangsa
Nyiur adalah pohon serbaguna, dari ujung hingga akarnya dapat dimanfaatkan. Karenanya, setiap Pramuka diharapkan mampu menjadi manusia yang berguna dan berbakti kepada kepentingan bangsa serta negara Indonesia.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Lambang Pramuka dan Artinya?

Apa Lambang Pramuka dan Artinya?
Lambang Pramuka dilambangkan dengan tunas kelapa. Lambang ini mengandung beberapa arti, salah satunya adalah inti kelangsungan hidup.
Siapa Pencipta Lambang Gerakan Pramuka dan dari Mana Asalnya?

Siapa Pencipta Lambang Gerakan Pramuka dan dari Mana Asalnya?
Lambang tunas kelapa Pramuka diciptakan oleh Bapak Soenardjo Admodipura, seorang anggota Gerakan Pramuka yang aktif di Departemen Pertanian.
Kapan Hari Pramuka 2021?

Kapan Hari Pramuka 2021?
Hari Pramuka dirayakan setiap tanggal 14 Agustus. Tahun 2021, peringatan ini jatuh pada Sabtu (14/8).
