ASN yang Hebat Bukan Hanya Mampu Menyelesaikan Pekerjaan, Melainkan yang Mampu?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengembangan kompetensi ASN tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga karakter serta semangat pengabdian. Hal ini penting agar ASN dapat memberikan pelayanan publik yang baik dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemprov Jawa Timur melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia mengadakan Webinar ASN bertema “Pramuka untuk Negeri”. Seperti webinar pada umumnya, peserta perlu mengisi evaluasi untuk mendapatkan sertifikat.
Salah satu pertanyaan yang perlu dijawab adalah, “Menurut pesan penutup dalam materi pramuka untuk negeri ASN yang hebat bukan hanya yang mampu menyelesaikan pekerjaan, melainkan yang mampu?” Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut.
Menurut Pesan Penutup dalam Materi Pramuka untuk Negeri, ASN yang Hebat Bukan Hanya yang Mampu Menyelesaikan Pekerjaan, Melainkan yang Mampu?
Berdasarkan Webinar ASN Belajar Seri 28 2026 yang diunggah di kanal YouTube BPSDMJATIMTV, menurut pesan penutup dalam materi Pramuka untuk Negeri, ASN yang hebat bukan hanya yang mampu menyelesaikan pekerjaan, melainkan yang mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Untuk mewujudkannya, terdapat tiga nilai yang perlu diterapkan oleh ASN, yaitu:
1. Melayani
Peduli dan membantu tanpa menunggu diminta.
2. Memimpin
Berani mengambil tanggung jawab dan memberikan teladan.
3. Mengabdi
Memberikan karya terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
Ketiga nilai tersebut juga menjadi dasar dalam membentuk sosok pemimpin yang baik. Dalam materi Pramuka untuk Negeri, pemimpin dalam Gerakan Pramuka disebut perlu memiliki beberapa sikap berikut:
Memberikan contoh sebelum memberikan perintah.
Mendengarkan sebelum mengambil keputusan.
Berani bertanggung jawab.
Mampu bekerja dalam tim.
Menghargai perbedaan.
Menyelesaikan masalah dengan bijaksana.
Mengutamakan kepentingan bersama.
Tips ASN untuk Menumbuhkan Jiwa Melayani, Memimpin, dan Mengabdi
Untuk membangun jiwa melayani, memimpin, dan mengabdi, ASN dapat memulainya dari kebiasaan sederhana. Kebiasaan ini dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari untuk membentuk sikap yang mendukung pelayanan dan pelaksanaan tugas.
Terapkan 4S: Senyum, Salam, Sapa, dan Santun untuk membangun sikap melayani dengan ramah.
Dengarkan sebelum menjawab untuk menumbuhkan empati dan kepedulian.
Layani tanpa membeda-bedakan sebagai bentuk integritas dan keadilan.
Biasakan berkata “tolong”, “mohon maaf”, “terima kasih”, dan “siap membantu” untuk menumbuhkan semangat pelayanan.
Datang tepat waktu dan selesaikan tugas untuk membangun disiplin dan tanggung jawab.
Berani mengambil keputusan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
Jadilah contoh sebelum memberikan arahan sebagai bentuk keteladanan.
Bantu rekan kerja tanpa harus diminta untuk membangun semangat gotong royong.
Gunakan jabatan untuk memberi manfaat, bukan mencari keuntungan pribadi sebagai wujud pengabdian dan integritas.
Setiap hari tanyakan, “Apa manfaat yang sudah saya berikan hari ini?” untuk membangun refleksi dan orientasi pengabdian.
Baca juga: Makna Pramuka untuk Negeri bagi Seorang ASN, Jadi Semangat Generasi Muda
(RK)
