Konten dari Pengguna

Ayat Mempermudah Sakaratul Maut yang Wajib Diketahui Umat Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ayat mempermudah sakaratul maut. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ayat mempermudah sakaratul maut. Foto: Shutter Stock

Mengetahui ayat mempermudah sakaratul maut merupakan sesuatu yang penting untuk umat Islam. Karena, sakaratul maut sendiri adalah sebuah peristiwa yang sangat menyakitkan dan akan dialami oleh seluruh umat manusia.

Rasulullah SAW menggambarkan dahsyatnya peristiwa sakaratul maut dalam sebuah hadits. Level terendah dari sakaratul maut adalah seperti duri yang menancap pada kain sutra.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?” (Hadits Riwayat Bukhari).

Begitu dahsyatnya tanda sakaratul maut yang dirasakan, terkadang membuat seseorang lupa untuk mengingat Allah. Oleh karenanya, orang-orang yang berada di sekitarnya diperintahkan untuk membacakan ayat-ayat Al-Quran guna meringankan rasa sakit dan mengantarkannya menuju kematian yang husnul khatimah.

Apa saja ayat-ayat yang dianjurkan untuk dibaca untuk mempermudah sakaratul maut?

Ayat Mempermudah Sakaratul Maut

Ayat mempermudah sakaratul maut, foto: Pixabay

Mengutip pembahasan yang disampaikan oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah melalui video ceramahnya di channel YouTube pribadinya, terdapat ayat-ayat Al-Quran yang dapat dibacakan agar mempermudah sakaratul maut.

1. Surat Yasin

Salah satu keutamaan dari membaca surat yasin adalah mempermudah seseorang saat menghadapi ajalnya. Hal ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Thabrani.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang membiasakan membaca yasin setiap malam maka tanpa terduga dia menemui ajalnya , maka matinya dalam keadaan syahid," (Hadits Riwayat At-Thabrani)

Kemudian, membacakan surat yasin kepada orang yang sedang menghadapi sakaratul maut juga merupakan perbuatan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini dilandaskan kepada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah,

Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اقْرَءُوا يس عَلَى مَوْتَاكُمْ

Dari Ma’qil Ibnu Yasar ra, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah berkata: “Bacakanlah surat yaasiin atas orang-orang yang hendak meninggal,” (Hadits Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Dalam hadits lainnya diriwayatkan oleh Imam Nasa'i, dari Ma’qil Ibnu Yasar ra mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Al-Baqarah adalah punuk Alquran dan merupakan puncaknya, diturunkan bersamaan dengan tiap ayatnya sebanyak delapan puluh malaikat, dan ayat yang mengatakan, "Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya) " (Al-Baqarah: 255) dikeluarkan dari bawah Arasy maka aku hubungkan atau aku gabungkan dengan surat Al-Baqarah ayat tersebut. Dan Yasin adalah kalbu Al Quran; tidak sekali-kali seseorang membacanya karena mengharapkan pahala Allah dan hari kemudian, melainkan diberikan ampunan baginya, dan bacakanlah surat Yasin tengah menghadapi kematian diantara kalian." (HR. Imam Ahmad dan Imam Nasai).

2. Kalimat syahadat “Laa Ilaaha illallah

Apabila seseorang sedang berada dalam sakaratul maut, orang-orang di sekitarnya dianjurkan untuk mentalqin syahadat. Hal ini bertujuan agar menyelamatkan iman dan Islam orang tersebut serta mengantarkannya kepada kematian yang husnul khatimah.

Hal ini pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, ketika beliau menjenguk salah satu dari kaum Anshar yang sedang menghadapi sakaratul maut. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, ia berkata:

"Suatu ketika Rasulullah SAW menjenguk salah seorang yang sedang sakit keras dari kalangan Anshar, lalu berkatalah Rasulullah SAW kepada orang tersebut, 'Wahai Paman, ucapkanlah Laa Ilaaha illa Allah' orang itu bertanya, 'kerabat ibumu atau saudara ayahmu?' beliau menjawab, 'bahkan kerabat ibuku,' orang sakit itu bertanya lagi,'apakah lebih baik untukku mengucapkan Laa Ilaaha illallah?' Nabi menjawab, 'benar'" (Hadits Riwayat Ahmad dengan sanad yang shahih).

Pada saat seseorang menghadapi sakaratul maut, setan akan terus berusaha menggodanya supaya ia mati dalam keadaan tidak beriman. Oleh karenanya, manfaat dari mentalqin kalimat syahadat kepada orang yang akan meninggal adalah agar senantiasa menjaga kematiannya dalam keadaan yang baik.

Rasulullah SAW bersabda:

Siapa pun yang akhir ucapannya (ketika menjelang ajal) adalah kalimat Laa Ilaaha illa Allah, maka ia masuk surga.” Abu Dawud menerangkan, hadits itu dari Mu'adz bin Jabal)

Untuk itu, membaca syahadat saat sakaratul maut akan mempermudah seseorang melewati peristiwa berat tersebut.

(PHR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu sakaratul maut?
chevron-down

Sakaratul maut adalah proses saat ruh keluar dari jasad.

Bagaimana rasanya sakaratul maut?
chevron-down

Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa peristiwa sakaratul maut itu seperti ditancap oleh 300 pedang.

Apa tujuan membaca kalimat syahadat saat sakaratul maut?
chevron-down

Menyelamatkan iman dan Islam orang tersebut serta mengantarkannya kepada kematian yang husnul khatimah.