Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah: Arab, Latin, dan Artinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa iftitah merupakan salah satu bacaan dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram. Dalam buku Ritual Sholat Rasulullah SAW Menurut 4 Mazhab karya Isnan Ansory, doa ini juga disebut sebagai doa istiftah, doa tsana, atau doa tawajuh.
Sebagian besar ulama dari mazhab Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali berpendapat bahwa membaca doa iftitah dalam sholat hukumnya sunnah. Meskipun tidak diwajibkan, doa ini tetap dianjurkan karena dapat menyempurnakan pelaksanaan sholat.
Ada beragam versi bacaan doa iftitah yang kerap diamalkan oleh umat Muslim, salah satunya versi Muhammadiyah. Bagi yang ingin mengamalkannya, berikut adalah bacaan doa iftitah versi Muhammadiyah dalam teks bahasa Arab, Latin, dan artinya.
Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah
Dikutip dari buku Ragam Doa Iftitah karya Muhammad Saiyid Mahadhir, doa iftitah adalah dzikir pembuka dalam sholat yang dibaca setelah takbiratul ihram serta sebelum ta’awwudz dan surat Al-Fatihah. Doa ini bisa dibaca saat sholat sendiri maupun berjamaah.
Ada dua versi bacaan doa iftitah Muhammadiyah yang bisa diamalkan. Disadur dari buku Tuntunan Ibadah Sesuai HPT Muhammadiyah & Kesalahan kesalahan dalam Shalat, berikut adalah bacaannya:
Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Versi Pertama
اللَهُمَّ بَاعِدْبَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ. اللَهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقِّى الثَّوبُ الاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. اللَهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
Allahumma baid baini wa baina khathaya ya kama ba adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqini minal khatha ya kama yunaqqats tsaubul abyadlu minad danas. Alla hummaghsil khatha ya ya bilma i wats tsalji wal barad.
Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin." (HR. Bukhari 2/182,Muslim 2/98)
Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Versi Kedua
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas sama wa ti wal ardla hani fan musliman wa ma ana minal musyrikin. Inna shala ti wa nusuki wa mahya ya wa mama ti lillahi hi rabbil alamin. La syari kalahu wa bidza lika umirtu wa ana awwalul muslimin. Allahumma antal maliku la ila ha illa anta, anta rabbi wa ana abduka, dlalamtu nafsi wataraftu bidzambi fagh firli dzunu bi jamian. Layagh firudz dzunu ba illa anta, wah dini liahsanil akhla qi la yahdil liahsaniha illa anta. Washrif anni sayyiaha la yashrifu anni sayyiaha illa anta. Labbaika wa sadaika wal khairu kulluhu fi yadaika, wasysyarru laisa ilaika. Ana bika wa ilaika. Taba rakta wa taa laita astaghfiruka wa atu bu ilaika.
Artinya: "Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya sholatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada AIlah yang berhak disembah selain Engkau.
Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu. Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau.
Maka aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dariMu dan aku bertobat kepadaMu." (HR. Muslim 2/185 - 186)
Baca juga: Bacaan Doa Iftitah NU Arab, Latin, dan Artinya
(RK)
