Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Kebaikan Dunia Akhirat yang Dapat Diamalkan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membaca Doa Kebaikan Dunia Akhirat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membaca Doa Kebaikan Dunia Akhirat. Foto: Shutter Stock

Di antara banyaknya doa dalam ajaran Islam, doa kebaikan dunia akhirat merupakan salah satu yang paling familiar bagi umat Muslim. Itu karena bacaannya menjadi penutup dalam doa imam setelah sholat berjamaah.

Doa kebaikan dunia akhirat dikenal juga sebagai doa sapu jagat. Sebab, redaksi doanya terbilang singkat dan sederhana, tapi cakupan maknanya seluas jagat raya.

Meminta kebaikan di dunia bisa diartikan dalam banyak hal, bisa berupa kesehatan, kemakmuran, kecerdasan, dan lain-lain. Sedangkan kebaikan di akhirat bisa berupa keridaan Allah SWT, tiket masuk surga, dan sejenisnya.

Doa Kebaikan Dunia Akhirat

Ilustrasi Membaca Doa Kebaikan Dunia Akhirat. Foto: Nong2/Shutterstock

Bacaan doa kebaikan dunia akhirat termaktub dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 201 yang berbunyi:

Latin: Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'ażāban-nār

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

Mengutip buku Dahsyatnya Ibadah, Bisnis, dan Jihad Para Sahabat Nabi yang Kaya Raya oleh Ustadz Imam Mubarok bin Ali, doa sapu jagat sebenarnya bagian dalam rangkaian ibadah haji. Doa ini mampu mengganti doa-doa lain yang tersebar di setiap aktivitas haji.

Sebelum memanjatkan doa sapu jagat, jamaah haji diperintahkan untuk berdzikir terlebih dahulu. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT pada surat Al-Baqarah ayat 200-202.

“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka". Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (Q.S Al-Baqarah: 200-202)

Ilustrasi Membaca Doa Kebaikan Dunia Akhirat. Foto: Shutter Stock

Meski merupakan doa dalam rangkaian ibadah haji, tapi maknanya doa ini selalu dijadikan penutup dalam setiap doa umat Muslim. Dalam beberapa riwayat juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering membaca doa sapu jagat.

“Doa yang lebih sering diucapkan oleh Rasulullah SAW yaitu Allahumma ātinā fid-dun-yā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā 'ażāban-nār. (Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.)” (HR. Bukhari no. 4522 dan Muslim no. 2690)

Makna ‘hasanah’ atau ‘kebaikan’ dalam doa sapu jagat dijelaskan oleh Imam Nawawi r.a dalam kitab Syarh Shahih Muslim. Menurutnya, kebaikan di dunia merujuk pada ibadah dan kesehatan, sedangkan kebaikan di akhirat merupakan surga dan ampunan Allah SWT.

Meski begitu, dalam buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat oleh M. Ghofur Khalil disebutkan, sebagian ulama sepakat bahwa makna ‘hasanah’ sangat luas, mencakup seluruh hal yang baik di dunia maupun di akhirat. Imam Ibnu Katsir juga menjelaskan bahwa doa ini sesungguhnya berisi permohonan agar terhindar dari segala bentuk keburukan.

Baca Juga: 4 Doa Saat Sujud Terakhir dalam Sholat yang Sesuai Hadis Nabi

(DEL)