Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Koronka Kerahiman Ilahi untuk Mengenang Yesus Kristus

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa Koronka Kerahiman Ilahi. Foto: James Coleman/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa Koronka Kerahiman Ilahi. Foto: James Coleman/Unsplash

Umat Katolik dianjurkan memanjatkan doa Koronka Kerahiman Ilahi pada Jam Kerahiman, yakni pukul tiga sore. Waktu sakral bagi umat Katolik ini menjadi momen untuk mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib.

Doa Koronka Kerahiman Ilahi tidak hanya dipanjatkan untuk kebutuhan pribadi. Umat juga diajak memohon kerahiman dan keselamatan bagi seluruh dunia melalui doa ini.

Doa tersebut diajarkan Yesus melalui penampakan kepada Santa Faustina. Kejadian itu kemudian ditulis Santa Faustina dalam buku hariannya yang berjudul Divine Mercy in My Soul (Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku).

Lantas, bagaimana bacaan doa Koronka Kerahiman Ilahi? Simak bacaan lengkapnya berikut ini.

Doa Koronka Kerahiman Ilahi

Ilustrasi doa Koronka Kerahiman Ilahi. Foto: James Coleman/Unsplash

Dalam buku The Intercession Prayer oleh V. Prabowo Shakti, doa Koronka Kerahiman Ilahi termasuk dalam doa syafaat. Karena itu, rangkaian doa diawali dengan tanda salib dan doa pembuka, kemudian rangkaiannya ditutup dengan doa penutup.

Saat mendaraskannya, umat Katolik menggunakan 50 manik-manik Rosario sebagai penuntun doa. Mengutip situs The Divine Mercy dan buku Bagaikan Rusa Mendamba Air: Doa-Doa Devosi Kerahiman Ilahi terbitan PT Kanisius, berikut bacaan doa Koronka Kerahiman Ilahi selengkapnya:

1. Tanda Salib

Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.

2. Doa Pembuka

Doa Santa Faustina untuk Orang Berdosa

Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa, dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia.

O Sumber kehidupan, kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Darah dan Air, yang telah memancar dari Hati Yesus, sebagai sumber kerahiman bagi kami, Engkaulah andalanku. (Di baca 3 kali)

Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalanku.

3. Doa Bapa Kami

Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakan nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam syurga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami dan janganlah masukkan kami ke dalam percubaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

4. Salam Maria

Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu, terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah Tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan sewaktu kami mati. Amin.

5. Aku Percaya

Aku Percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi. Dan akan Yesus Kristus, Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita. Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke syurga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa. Dari situ, Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.

6. Bapa yang Kekal

Bapa yang kekal, saya persembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putera-Mu yang terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.

7. Pada 10 Butir Salam Maria Setiap Peristiwa

Demi sengsara Yesus yang pedih,

Kasihanilah kami dan seluruh dunia

8. Penutup

Allah yang Kudus,

Kudus dan Berkuasa,

Kudus dan Kekal

Kasihanilah kami dan seluruh dunia

9. Doa Penutup

Allah yang Kekal, dalam Diri-Mu ada Kerahiman yang tanpa batas dan harta belas kasihan yang tak kunjung habis, pandanglah kami dengan rela hati dan tingkatkanlah Kerahiman-Mu dalam diri kami, supaya pada saat-saat sulit kami tidak menjadi putus asa atau remuk hati, tetapi dengan kepercayaan yang teguh menyerahkan diri kami kepada kehendak-Mu yang kudus, Sang Kasih dan Sang Kerahiman sendiri.

Baca Juga: Profil Cardinal Zuppi, Prelatus Gereja Katolik Italia

Tujuan Membaca Doa Koronka Kerahiman Ilahi

Ilustrasi Katolik. Foto: Katherine Hanlon/Unsplash

Mengutip situs Focus, berikut ini sederet alasan umat Katolik dianjurkan membaca doa Koronka Kerahiman Ilahi:

  • Memohon belas kasih bagi diri sendiri dan seluruh dunia.

  • Memenuhi permintaan Yesus, sebab Yesus meminta Santa Faustina untuk menyebarluaskan doa ini, serta menjanjikan rahmat besar bagi mereka yang percaya pada kerahiman-Nya.

  • Doa ini merupakan penyembuhan pribadi, dunia, dan rohani, terutama bagi orang yang sedang sekarat, jiwa-jiwa di api penyucian, serta mereka yang membutuhkan pertobatan dan kedamaian.

(NSF)