Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar dan Menyebut Nama-Nya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lailatul Qadar merupakan malam penuh berkah dan kualitas kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk banyak memanjatkan doa malam Lailatul Qadar dan menyebut nama-Nya atau berdzikir pada malam tersebut.
Sebenarnya, tak ada yang tahu pasti kapan malam Lailatul Qadar tiba kecuali Allah SWT. Meski begitu, Rasulullah SAW telah memberitahu umatnya mengenai waktu perkiraan datangnya malam penuh keagungan ini.
"Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (HR Bukhari)
Merujuk pada hadist tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan setiap malam dalam 10 hari terakhir bulan Ramadan. Yang dimaksud ‘menghidupkan’ dalam hal ini adalah menunaikan amalan-amalan sunnah sepanjang malam dengan harapan mendapat curahan rahmat dan ampunan Allah SWT.
Doa Malam Lailatul Qadar dan Menyebut Nama-nya
Bacaan doa pada malam Lailatul Qadar juga pernah ditanyakan istri Rasulullah SAW, yakni Aisyah r.a. Beliau menceritakan:
“Aku bertanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar?’ Beliau bersabda, “Berdoalah Allâhumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwâ fa’fu ‘annî (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku’)” (HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)
Selain doa di atas, Anda juga bisa mengamalkan doa yang dikutip dari buku Kedahsyatan Puasa: Jadikan Hidup Penuh Berkah yang ditulis M. Syukron Maksum berikut ini:
اللَّهُمَّ امْدُدْ لِي فِي عُمُرِي وَأَوْسِعْ لِي فِي رِزْقِي وَاَصِحَّ لِي جِسْمِي وَبَلِّغْنِي أَمَلِي ، وَإِنْ كُنْتُ مِنَ الْأَشْقِياءِ فَامْحُنِي مِنَ الْأَشْقِياءِ وَاكْتُبْنِي مِنَ السُّعَدَاءِ فَإِنَّكَ قُلْتُ فِي كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَآلِهِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ
Arab-Latin: Allahummam dud lii fii 'umurii wa awsi' lii fii rizqii wa ashihha lii jismii wa ballighnii amalii, wa in kuntu minal asyqiyaa-i famhunii minal asyqiyaa-i wak tubnii minas su'adaa-i, fa innaka qultu fii kitaabikal munazzali 'ala nabiyyikal mursali shalawaatuka 'alaih wa aalihi, yamhullaah maa yasyaa-u wa yutsbitu wa 'indahu
Artinya: "Ya Allah, panjangkanlah usiaku, luaskan rezekiku, sehatkan tubuhku, dan sampaikan aku pada harapanku. Jika aku sudah termasuk pada kelompok celaka, hapuskanlah namaku dari kelompok itu dan tuliskan aku termasuk kelompok yang bahagia. Karena Engkau berfirman di dalam kitab-Mu yang diturunkan kepada Nabi-Mu sang utusan SAW "Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki dan pada sisi Dia ada Ummul Kitab."
Pada malam Lailatul Qadar, amalan lain yang juga disunnahkan melantunkan shalawat kepada Rasulullah SAW. Anda bisa membaca shalawat apa saja yang dihafal atau disukai.
Misalnya, shalawat malaikat Jibril yaitu “Shallalaahu ‘alaa Muhammad,” yang diucapkan sebanyak 500 kali. Sebelum membaca shalawat ini, dianjurkan untuk mengucapkan istighfar sebanyak 100 kali terlebih dahulu.
Di samping mengamalkan doa-doa yang telah diajarkan, setiap Muslim juga bisa memperbanyak doa untuk memohon ampunan Allah SWT yang diiringi dengan sholat sunnah serta sholat taubat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:
“Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Bacaan Doa Zakat Fitrah untuk Keluarga guna Menyempurnakan Puasa Ramadan
(DEL)
