Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Pagar Katolik untuk Membentengi Diri dari Ilmu Hitam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak membaca Doa Pagar Katolik. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak membaca Doa Pagar Katolik. Foto: Shutter Stock

Doa Pagar Katolik atau yang disebut juga Doa Kuasa digunakan untuk melawan ilmu hitam. Doa ini secara khusus bertujuan untuk memohon perlindungan Roh Kudus untuk diri sendiri, keluarga, hingga area rumah dan sekitarnya.

Dalam doa ini juga ditegaskan bahwa orang yang berdoa menolak terikat dengan semua kuasa jahat, ilmu sihir, dan dosa-dosa warisan dari nenek moyangnya. Doa ini juga digunakan untuk menghalau segala kutukan dan penyakit yang dikirim orang lain.

Doa Pagar memuat permohonan agar para malaikat, seperti Santo Michael, Santo Gabriel, Santo Rafael untuk turun dan turut bertempur bersama manusia melawan kekuatan jahat. Seperti apa bacaannya?

Bacaan Doa Pagar Katolik

Ilustrasi berdoa di gereja. Foto: Shutterstock

Menurut kanal YouTube Doa Devosi yang fokus menyajikan doa-doa Katolik secara lengkap, berikut ini bacaan Doa Pagar Katolik yang sebaiknya dibaca untuk melindungi diri dan keluarga.

Dalam nama Bapa dan Putera, dan Roh Kudus. Amin.

Saya mengakui dan menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan atas segala peristiwa, keadaan dan kesulitan hari ini. “Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.” (Injil Yohanes 12:32).

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, karena kekuatan dan kuasa darah-Nya yang tercurah di kayu salib, yang diberikan kepadaku sebagai Katolik pengikut Kristus.

Saya ikat dan tolak semua kuasa iblis akartator, stanus, diapolos, agorlegion, dan saya memerintahkan kamu setan untuk pergi tinggalkan tubuh, jiwa dan roh-ku, anggota keluarga-ku dan rumah ini, dan saya materaikan seluruh ruangan dirumah ini, dan semua anggota keluargaku, dalam darah Penebusan Tuhan Yesus Kristus.

Saya tolak semua pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia gelap, dan roh-roh jahat di angin, di api, di udara, di tanah, di alam baka dan di semua kekuatan jahat di alam raya ini.

Saya patahkan dan hancurkan semua roh-roh territorial di daerah ini (sebutkan area tempat tinggal Anda).

Saya ikan dan tolak semua roh percabulan, roh kecemasan, roh hawa nafsu, roh penyembahan berhala, roh sihir, roh perseteruan, roh perselisihan,roh iri hati, roh amarah, roh kepentingan diri sendiri, roh pencideraan, roh pemecah belah, roh kedengkian, roh kemabukan, roh pesta pora” (Galatia 5:19-21) akar-akar pahit, luka-luka bathin, roh kebencian, roh kemunafikan, roh kesombongan, roh keangkuhan, roh pengacau, roh penghancuran, roh kepahitan, roh ketakuan, roh ketidaktaatan, roh keragu-raguan, roh kebimbangan, roh pendusta, roh ketersinggungan, roh perzinahan, roh kemalasan, roh putus asa, roh depresi dan roh bunuh diri.

Saya ikat dan tolak semua segi penunjang roh-roh itu dari segala yang ada sangkut pautnya dengan roh-roh itu.

Saya patahkan dan hancurkan segala ikatan dengan peramalan, ahli nujum, ahli gaib, penyembahan setan, dan penguasa setempat, petenung, dan segala permainan gelap.

Saya patahkan dan hancurkan semua ikatan dengan dosa-dosa turunan dari nenek moyang, atau orang lain di masa lampau atau sekarang yang menguasai diri-ku dengan cara yang berlawanan dengan kehendak Tuhan.

Saya patahkan dan hancurkan segala kutukan-kutukan yang menimpa diri-ku.

Saya patahkan dan hancurkan semua roh-roh jahat dan sakit penyakit yang dikirim orang kepada-ku.

Datanglah Roh Kudus dan penuhilah semua ruangan di rumah ini, dari ujung hingga ke ujung, dari bawah sampai ke atas. Santo Michael, Santo Gabriel, Santo Rafael, dan semua Malaikat Agung yang kudus besama Bunda Maria datanglah, dan bertempurlah bersama-ku.

Terpujilah Tuhan.

Allah adalah Gunung Batuku tempatku berlindung, yang mengajar tanganku untuk bertempur dan jari-jariku untuk berperang. Engkaulah kota Bentengku dan kubu Pertahananku, aku mohon bantuan dari semua Malaikat Kudus, Penguasa Kudus, jadilah perisai dan pertahananku melawan roh-roh jahat.

Aku memohon semuanya ini didalam nama Tuhan Yesus, dalam nama Roh Kudus, dengan kuasa Sabda-Nya, dengan kuasa dan kekuatan darah-Nya yang suci, yang diberikan kepadaku sebagai Katolik pengikut Kristus. Amin.

Baca Juga: Doa Angelus: Doa Katolik yang Dibaca 3 Kali dalam Sehari