Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Ramadhan yang Perlu Dipahami

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi wajib saat bulan suci Ramadhan merupakan hal yang harus dipahami setiap umat Muslim. Tujuannya agar setiap amalan yang dikerjakan tidak terhalang hadats yang masih menempel pada tubuh.
Dalam buku Ngopi Bareng Ustaz oleh Amirulloh Syarbini, yang membedakan mandi wajib dengan mandi biasa terletak pada rukunnya. Rukun mandi wajib ada dua, yakni niat dan menyiramkan air ke seluruh tubuh.
Niat merupakan hal terpenting dalam prosesi mandi wajib. Niat menjadi pembeda antara mandi biasa dengan mandi untuk menghilangkan hadats besar sebagai bentuk amalan ibadah.
Seperti diketahui, setiap amalan yang dikerjakan tergantung dengan niatnya. Nabi Muhammad SAW bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan." (HR. Bukhari) [ No. 54 Fathul Bari] Shahih.
Setelah niat, langkah selanjutnya adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh dan membersihkan kotoran yang masih menempel pada kulit.
Agar lebih memahaminya, berikut bacaan niat dan tata cara mandi wajib Ramadhan:
Niat Mandi Wajib
Nawaitu guslal lidhukulissyiami romdhoona hadihisanati sunatallillahi ta'alla.
Artinya: Aku berniat mandi sunah bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.
Adapun bacaan niat mandi wajib di luar bulan Ramadhan, yaitu sebagai berikut:
Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari.
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Tata Cara Mandi Wajib
Mengutip buku Ngopi Bareng Ustaz, berikut tata cara mandi wajib sesuai dengan sunnah-sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Membaca basmalah sebelum mandi.
Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
Mencuci kemaluan.
Berwudhu sebelum mandi.
Mengguyur bagian kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan niat.
Mendahulukan mengalirkan ke bagian tubuh sebelah kanan, setelah itu bagian kiri sebanyak tiga kali.
Menggosok-gosok seluruh badan.
(PDN)
