Konten dari Pengguna

Bacaan Niat Puasa Rajab beserta Jadwal dan Keutamaannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puasa Rajab. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puasa Rajab. Foto: Pexels

Menjelang berakhirnya tahun Masehi 2025, umat Islam di seluruh dunia mulai bersiap menyambut bulan Rajab 1447 Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu bulan istimewa karena tergolong dalam empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Di bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperkuat keimanan sekaligus memperbanyak amal ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan adalah menjalankan puasa Rajab.

Seperti puasa di bulan-bulan lain, puasa tersebut juga memiliki bacaan niat khusus yang diucapkan sebelum memulai ibadah. Untuk mengetahui bacaan niat puasa Rajab beserta jadwal dan keutamaannya, simak informasinya berikut ini.

Bacaan Niat Puasa Rajab beserta Jadwalnya

Ilustrasi bacaan niat puasa Rajab. Foto: Pexels

Puasa Rajab tergolong puasa sunnah, sehingga niatnya dapat dilafalkan dalam hati sebelum waktu subuh atau saat memulai puasa. Mengutip dari Buku Pintar Agama Islam untuk Pelajar karya Muhammad Syukron Maksum, berikut bacaan niat puasa Rajab:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرٍ رَجَتْ سُنَّةَ اللَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri rajab sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah ta'ala.”

Apabila puasa Rajab bertepatan dengan puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah), maka niatnya dapat disesuaikan. Berikut ini adalah bacaan niat untuk puasa Ayyamul Bidh.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Puasa di bulan Rajab pada dasarnya sama seperti puasa di bulan lain, namun ada beberapa hari yang dianjurkan, yaitu tanggal 1, 2, dan 3 Rajab. Menurut Kalender Hijriah Indonesia 1447 H dari Kementerian Agama RI, tanggal 1 Rajab jatuh pada 21 Desember 2025.

Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal puasa Rajab 2025:

Puasa Awal Bulan Rajab

  • 1 Rajab 1447 H (Minggu, 21 Desember 2025)

  • 2 Rajab 1447 H (Senin, 22 Desember 2025)

  • 3 Rajab 1447 H (Selasa, 23 Desember 2025)

Puasa Senin-Kamis

  • 5 Rajab 1447 H (Kamis, 25 Desember 2025)

  • 9 Rajab 1447 H (Senin, 29 Desember 2025)

  • 12 Rajab 1447 H (Kamis, 1 Januari 2026)

  • 16 Rajab 1447 H (Senin, 5 Januari 2026)

  • 19 Rajab 1447 H (Kamis, 8 Januari 2026)

  • 23 Rajab 1447 H (Senin, 12 Januari 2026)

  • 26 Rajab 1447 H (Kamis, 15 Januari 2026)

  • 30 Rajab 1447 H (Senin, 19 Januari 2026)

Puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Rajab)

  • 13 Rajab 1447 H (Jumat, 2 Januari 2026)

  • 14 Rajab 1447 H (Sabtu, 3 Januari 2026)

  • 15 Rajab 1447 H (Minggu, 4 Januari 2026)

Keutamaan Puasa Rajab

Ilustrasi keutamaan puasa Rajab. Foto: Pexels

Mengutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid (2018), umat Muslim yang menjalankan puasa di bulan Rajab akan memperoleh keberkahan yang berlipat ganda. Berikut ini beberapa keutamaan puasa Rajab.

1. Menikmati Manisnya Surga

Dijelaskan bahwa umat Islam yang berpuasa sehari di bulan Rajab akan merasakan kenikmatan surga melalui minuman paling lezat. Keterangan ini tercantum dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

"Bahwasanya di surga ada sebuah sungai Rajab, airnya putih melebihi susu, manis melebihi madu, siapa yang puasa sehari di bulan Rajab, pasti Allah memberinya minum dari sungai (bengawan) tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Pahala Seperti Berpuasa Sepanjang Tahun

Keutamaan lain dari puasa Rajab adalah memperoleh pahala seolah berpuasa sepanjang tahun. Diriwayatkan dalam hadis bahwa Rasulullah bersabda:

"Barang siapa berpuasa tiga hari di bulan haram, yaitu hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka Allah mencatat baginya ibadah selama 900 tahun.". (HR. Abu Daud No. 2428)

Hadis tersebut tetap menjadi dorongan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai tingkat keabsahannya.

3. Menghapus Dosa Tahunan

Bagi yang berpuasa pada tiga hari pertama bulan Rajab, Allah SWT akan memberikan kemuliaan khusus, bahkan puasa tersebut dipercaya dapat menghapus dosa selama setahun. Dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas disebutkan:

"Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, di hari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, di hari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan." (HR. Abu Muhammad al-Khalali)

Baca juga: 3 Contoh Khutbah Menyambut Bulan Rajab yang Penuh Makna dan Nasihat

(RK)