Konten dari Pengguna

Bacaan Talbiyah untuk Ibadah Haji dan Umrah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibadah haji. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibadah haji. Foto: pixabay

Haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dikerjakan oleh setiap Muslim jika mampu. Salah satu bacaan dalam ibadah haji adalah talbiyah.

Secara bahasa, talbiyah artinya pemenuhan, jawaban, dan pengabulan panggilan dengan niat yang ikhlas. Secara istilah, talbiyah adalah bacaan yang dilafalkan untuk memenuhi panggilan Allah SWT saat ibadah haji atau umrah.

Talbiyah termasuk ke dalam syarat sah ihram dan hukumnya wajib. Lafadz talbiyah mulai dibaca setelah niat ihram dari miqat, baik ihram haji ataupun umrah.

Bagaimana bacaan talbiyah? Dan apa saja lafadz yang dibaca setelahnya? Agar lebih memahaminya, simak penjelasan berikut.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: pixabay

Bacaan Talbiyah Haji dan Umroh

Kalimat talbiyah biasa dibaca oleh Rasulullah dan para sahabat. Adapun bacaannya adalah sebagai berikut:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Labbaykallahumma labbayk, labbayka la syarika laka labbayk. Innal hamda wan ni‘mata laka wal mulk. La syarika lak.

Artinya: Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segala kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.

Baca juga: 6 Wajib Haji yang Harus Dipahami Umat Muslim

Kemudian ada bacaan sholawat yang dibaca setelah mengucapkan kalimat talbiyah, yaitu sebagai berikut:

اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد

Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala ali sayyidina Muhammadin.

Artinya: Ya Allah berilah kesejahteraan dan keselamatan atas Junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya.

Lalu dilanjutkan dengan doa permohonan ridho dan surga dari Allah SWT. Doa ini dianjurkan untuk dibaca sebagai penutup.

اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلٰاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Allahumma inna nas’aluka ridhaka wal Jannah, wa na‘udzu bika min sakhatika wan nar. Rabbana atina fid duniya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.

Artinya: Ya Allah sungguh kami memohon ridha dan surga-Mu. Kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu. Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.

(MSD)