Konten dari Pengguna

Bagaimana Guru Dapat Mengoptimalkan MPI Melalui Papan Interaktif Digital?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi guru. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi guru. Foto: Unsplash

Penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Digital Interaktif (PID) kini mulai dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di berbagai satuan pendidikan. Media ini hadir sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa di kelas.

Ada banyak manfaat yang didapat dari penggunaan papan interaktif, salah satunya membuat proses belajar menjadi lebih hidup melalui tampilan visual yang menarik. Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, guru dapat memanfaatkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) sebagai pendukung penyampaian materi.

Dengan begitu, pembelajaran menjadi lebih partisipatif karena siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif terlibat. Lantas, bagaimana guru dapat mengoptimalkan MPI melalui papan interaktif digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif?

Apa Itu Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI)?

Ilustrasi apa itu MPI. Foto: Unsplash

Mengutip buku Konsep Multimedia Pembelajaran Interaktif terbitan Kemdiktisaintek, MPI merupakan pengembangan dari multimedia pembelajaran. MPI dijadikan sebagai sebagai alat bantu ajar yang memadukan teks, grafis, audio, video, dan animasi dalam satu program atau aplikasi berbasis komputer.

Berikut beberapa jenis MPI yang perlu diketahui:

1. Multimedia Tutorial

Program tutorial bertujuan memberikan materi sekaligus arahan belajar secara terstruktur. Komponennya meliputi:

  • Pengantar (introduction)

  • Pertanyaan dan respons

  • Penilaian jawaban

  • Umpan balik

  • Remediasi

  • Pengaturan urutan materi

  • Kontrol belajar oleh pengguna

2. Multimedia Drills

Jenis ini menekankan latihan berulang agar pengguna dapat memahami konsep atau menguasai keterampilan tertentu secara bertahap.

3. Multimedia Simulasi

Program simulasi menghadirkan situasi yang menyerupai kondisi nyata sehingga lebih menarik dan mendorong motivasi belajar.

4. Multimedia Educational Games

Educational games dirancang untuk tujuan pembelajaran dengan menggabungkan unsur permainan dan materi edukatif agar proses belajar terasa lebih menyenangkan.

Bagaimana Guru Dapat Mengoptimalkan MPI Melalui Papan Interaktif Digital untuk Menciptakan Pembelajaran yang Interaktif?

Ilustrasi bagaimana guru dapat mengoptimalkan MPI melalui papan interaktif digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif? Foto: Unsplash

Mengutip laman unesa.ac.id, penggunaan papan digital interaktif membawa perubahan pada pola mengajar di kelas. Guru tidak lagi berfokus pada penjelasan satu arah, melainkan melibatkan siswa dalam eksplorasi materi melalui tampilan visual yang lebih variatif.

Agar manfaatnya terasa maksimal, diperlukan strategi yang tepat dalam penerapannya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan guru untuk mengoptimalkan MPI melalui papan interaktif digital supaya pembelajaran lebih menarik.

1. Menggabungkan Beragam Elemen Multimedia

Papan interaktif digital memudahkan guru memadukan teks, ilustrasi, audio, video, hingga animasi dalam satu layar sehingga materi lebih mudah dipahami dan tidak monoton. Contoh penerapannya:

  • Pemutaran video pembelajaran dari YouTube

  • Pembuatan presentasi visual dengan Canva, Genially, atau Microsoft PowerPoint

  • Visualisasi objek 3D melalui Assemblr Edu

  • Simulasi sains interaktif menggunakan PhET Interactive Simulations

2. Mendorong Partisipasi Aktif Siswa

Papan digital juga membuka ruang keterlibatan langsung, misalnya melalui kuis, latihan soal, atau diskusi kolaboratif di depan kelas. Cara ini membuat siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi ikut berperan dalam proses belajar. Contoh penerapannya:

  • Kuis interaktif menggunakan Kahoot!

  • Latihan soal real-time melalui Quizizz

  • Aktivitas presentasi atau game pembelajaran berbasis Nearpod

3. Memanfaatkan Fitur Interaktif Secara Maksimal

Guru bisa menggunakan fitur drag-and-drop, menulis langsung di layar, atau membuat polling singkat untuk mendukung diskusi dan evaluasi. Cara ini membuat siswa lebih terlibat karena komunikasi di kelas berjalan dua arah, bukan hanya penjelasan satu arah dari guru.

4. Memberikan Umpan Balik Secara Langsung

Melalui MPI, jawaban siswa dapat langsung ditampilkan di papan interaktif untuk dibahas bersama. Respons yang cepat membantu siswa segera memahami letak kesalahan dan memperbaikinya saat proses belajar masih berlangsung.

Baca juga: Kunci Jawaban Pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4 di Pintar Kemenag

(RK)