Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4 di Pintar Kemenag

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kunci jawaban pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunci jawaban pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4. Foto: Pexels

Kementerian Agama menyelenggarakan Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada 22–28 April 2026 yang diikuti oleh guru madrasah dari berbagai mata pelajaran. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin siap dalam menerapkan kurikulum tersebut dalam proses pembelajaran di kelas.

Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Pintar Kemenag ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja menggunakan laptop, komputer, maupun ponsel pintar. Peserta cukup menyimak materi video pembelajaran, kemudian melanjutkan latihan atau uji kompetensi yang tersedia.

Nah, dalam pelatihan ini, terdapat sejumlah modul yang perlu dipelajari oleh peserta, termasuk Cinta Ilmu Bagian 4. Untuk memudahkan dalam mengerjakan soal, berikut kunci jawaban pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4.

Kunci Jawaban Pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4

Ilustrasi kunci jawaban pelatihan pada Modul Cinta Ilmu Bagian 4. Foto: Pexels

Berdasarkan tayangan kanal YouTube Rumah Madrasah, berikut pertanyaan dan kunci jawaban Modul Cinta Ilmu Bagian 4 dalam pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta Kemenag.

1. Seorang guru memberikan studi kasus agar murid dapat mengaitkan teori dengan situasi nyata. Pendekatan ini menunjukkan:

A. Paradigma ilmu sebagai kuantitas materi menjadi dampak pada diri sendiri.

B. Paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi pengetahuan yang melibatkan hati nurani.

C. Pendekatan paradigma ilmu sebagai hafalan menjadi konsep.

D. Pendekatan paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi ukuran kualitas pembelajaran.

Jawaban: B

2. Guru mendeteksi adanya siswa yang menyepelekan pelajaran saat kegiatan belajar berlangsung. Sikap yang dapat dianjurkan guru kepada siswa agar cinta ilmu adalah ...

A. Mengevaluasi niat dan orientasi belajar

B. Membandingkan diri dengan orang lain

C. Menghindari diskusi

D. Meningkatkan target prestasi

Jawaban: A

3. Perbedaan utama antara knowledge dan wisdom dalam konteks pembelajaran terletak pada:

A. Kecepatan menyelesaikan soal

B. Kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan makna dan implementasi.

C. Materi yang diajarkan

D. Kemampuan mengingat kembali materi dalam bentuk informasi

Jawaban: B

4. Konsep makrokosmos dan mikrokosmos, penjelasan yang paling tepat dalam perpektif ilmu hudhuri adalah…

A. Manusia adalah pusat dari alam semesta dan menjadi wakil tuhan untuk mengelola alam semesta.

B. Tanda kekuasaan Tuhan hanya ada di luar diri manusia terkait dengan alam semesta

C. Tanda kebesaran Tuhan dapat dianalisis melalui keterkaitan antara alam dan Manusia

D. Alam semesta dan manusia sistem yang tidak sistemik dan saling berkaitan

Jawaban: C

5. Salah satu contoh implementasi sikap “cinta ilmu” di madrasah adalah…

A. Terus belajar dan memperbaiki diri

B. Merasa paling benar

C. Menjaga jarak dengan siswa

D. Menuntut kepatuhan mutlak

Jawaban: A

6. Guru menjelaskan pentingnya kejujuran, tetapi pada pengisian raport guru masih berupaya memanipulasi nilai pelajaran siswa. Sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh guru adalah …

A. Menyesuaikan dengan kondisi budaya madrasah

B. Menjaga citra madrasah

C. Konsistensi antara ucapan dan perbuatan

D. Menghindari adanya kritik orang tua

Jawaban: C

7. Merancang pembelajaran berbasis pengalaman dikaitkan dengan proses pembelajaran, pendekatan yang paling sesuai adalah…

A. Mengamati, membandingkan, dan menganalisis fenomena alam dan manusia.

B. Mengamati, membandingkan fakta dan data.

C. Fokus hanya menganalisis teori, fenomena alam dan diri sendiri.

D. Menghafal tanpa memahami

Jawaban: A

8. Di dalam kelas, terdapat dua orang siswa. Siswa A rajin belajar dan memiliki pemahaman mendalam tentang Ilmu yang guru berikan, sementara siswa B hanya mengejar nilai tanpa perubahan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Guru menilai bahwa keduanya berbeda bukan hanya dari prestasi, tetapi dari kualitas dirinya. Perbedaan ini paling tepat dijelaskan oleh konsep cinta ilmu bahwa …

A. ilmu dan iman melahirkan derajat yang berbeda

B. lingkungan belajar adalah faktor utama

C. prestasi akademik menentukan keunggulan

D. kecerdasan bawaan lebih utama

Jawaban: A

9. Pak Bayu seorang guru di sebuah madrasah yang belajar dan mengajar secara serius agar ilmunya dapat diajarkan dan diamalkan oleh siswa. Orientasi belajar guru tersebut menunjukkan bahwa ilmu dipahami sebagai …

A. Amanah yang harus disebarkan

B. Kewajiban administratif

C. Alat peningkat karier

D. Tuntutan profesional

Jawaban: A

10. Seorang guru sering mengikuti berbagai pelatihan pembelajaran, tetapi gaya mengajarnya tidak berubah dan tidak memberi dampak pada peserta didik. Jika dikaitkan dengan konsep cinta ilmu, maka masalah utama dari kondisi ini adalah …

A. Kurangnya fasilitas

B. Ilmu belum mentransformasi kehidupan

C. Rendahnya kemampuan pedagogik

D. Materi terlalu sulit

Jawaban: B

Baca Juga: Bagaimana Jika Bangsa Ini Tidak Memiliki Wawasan Nusantara? Ini yang Terjadi

(SA)