Konten dari Pengguna

Bagaimana Jika Bangsa Ini Tidak Memiliki Wawasan Nusantara? Ini yang Terjadi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jika bangsa ini tidak memiliki Wawasan Nusantara. Foto: Bisma Mahendra/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jika bangsa ini tidak memiliki Wawasan Nusantara. Foto: Bisma Mahendra/Unsplash

Wawasan Nusantara merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap lingkungannya. Konsep ini tidak hanya mencakup aspek geografis, tetapi juga meliputi dimensi budaya, sosial, ekonomi, hingga politik.

Sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa, Wawasan Nusantara mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Karena itu, perannya sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Namun, bagaimana jika bangsa ini tidak memiliki Wawasan Nusantara?

Bagaimana Jika Bangsa Ini Tidak Memiliki Wawasan Nusantara?

Ilustrasi jika bangsa ini tidak memiliki Wawasan Nusantara. Foto: Ruben Hutabarat/Unsplash

Mengutip jurnal Peran Wawasan Nusantara Dalam Menjaga Keutuhan Dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh Fathia Chalisa Tanjung, dkk., tujuan Wawasan Nusantara adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, konsep ini juga berperan penting dalam mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejalan dengan tujuan tersebut, Wawasan Nusantara menekankan pentingnya ketahanan nasional yang mencakup aspek pertahanan militer, ekonomi, keamanan, dan stabilitas sosial.

Sehingga, jika bangsa ini tidak memiliki Wawasan Nusantara, maka daya tahan bangsa akan melemah. Kemudian, membuka peluang munculnya berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara, seperti penjajahan.

Kondisi ini dipicu oleh memudarnya rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Padahal, rasa tersebut menjadi dasar penting dalam melindungi dan mempertahankan negara secara menyeluruh.

Baca Juga: Pentingnya Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia

Fungsi Wawasan Nusantara

Ilustrasi Wawasan Nusantara. Foto: Z/Unsplash

Mengutip dari buku Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VIII oleh Tudi Setiawan, berikut beberapa fungsi adanya Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia:

  • Menumbuhkan kesadaran, pemahaman, dan semangat kebangsaan Indonesia.

  • Menanamkan kesadaran akan kerelaan untuk berkorban yang dilandasi oleh rasa cinta kepada tanah air.

  • Menumbuhkan kesadaran akan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

  • Membentuk rasa bangga terhadap bangsa Indonesia.

  • Mendasarkan diri pada nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mengembangkan kehidupan bersama.

  • Mendorong semangat dalam mengembangkan kehidupan masyarakat yang sejahtera.

Aspek-aspek Wawasan Nusantara

Ilustrasi Wawasan Nusantara. Foto: Adrian Hartanto/Unsplash

Wawasan Nusantara dapat dipahami melalui dua aspek utama dalam kehidupan bernegara. Disadur dari buku Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VIII oleh Tudi Setiawan, berikut penjelasan terkait dua aspek Wawasan Nusantara:

1. Aspek Kewilayahan dan Geografis

Aspek kewilayahan dan geografis menunjukkan bahwa wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan yang membentuk satu kesatuan. Kesatuan tersebut mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, serta sosial budaya.

Wilayah Indonesia merupakan kenyataan geografis yang harus diterima sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai bentuk syukur, seluruh elemen bangsa berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan perusakan alam.

2. Aspek Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Aspek kedua ini mengandung makna bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan yang memiliki keragaman suku, etnis, dan budaya. Keragaman tersebut terikat dalam kesepakatan sebagai satu bangsa dan satu negara.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, bangsa Indonesia dapat bergerak menuju tujuan bersama secara lebih terarah. Persatuan dalam keberagaman akan tetap kokoh apabila masyarakat menumbuhkan sikap toleransi dan saling tolong-menolong.

(NSF)