Konten dari Pengguna

Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gedung BPS. Foto: Wella Eriska/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gedung BPS. Foto: Wella Eriska/Shutterstock

Petugas Sensus Ekonomi merupakan mitra lapangan Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas mendata seluruh kegiatan usaha di Indonesia. Petugas umumnya melakukan pendataan secara langsung dari pintu ke pintu (door to door) dalam periode yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaan sensus, klasifikasi skala usaha, khususnya perusahaan besar, perlu mengacu pada data prelist agar proses pendataan berjalan lebih terarah. Prelist sendiri merupakan database awal yang berisi profil usaha yang telah teridentifikasi.

Namun dalam praktiknya, petugas lapangan tidak jarang menemukan usaha besar yang belum tercantum dalam data prelist. Jika kondisi tersebut terjadi, apa yang harus dilakukan petugas lapangan sensus agar pendataan tetap sesuai prosedur? Berikut informasi selengkapnya.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Usaha Besar Non-Prelist?

Ilustrasi Petugas Sensus. Foto: PreciousJ/Shutterstock

Dikutip dari laman BPS Sulawesi Tenggara, seluruh jenis usaha dari berbagai skala menjadi cakupan pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026, termasuk usaha besar yang belum tercantum dalam daftar awal (non-prelist).

Oleh karena itu, apabila petugas lapangan sensus menemukan usaha besar non-prelist saat melakukan pendataan door to door, usaha tersebut tetap harus dicatat dan didata agar hasil sensus dapat menggambarkan kondisi perekonomian secara lebih lengkap dan akurat.

Secara umum, berikut tahapan yang dilakukan petugas ketika menemukan usaha besar non-prelist di lapangan:

1. Mengidentifikasi Usaha Non-Prelist

Petugas terlebih dahulu memastikan bahwa usaha yang ditemukan memang belum tercantum dalam daftar prelist yang telah disiapkan sebelum pendataan lapangan.

2. Melakukan Pendataan Menggunakan Metode CAPI

Usaha besar non-prelist yang ditemukan saat pendataan lapangan didata menggunakan metode CAPI (Computer-Assisted Personal Interviewing).

Mengutip laman BPS Kota Bukittinggi, CAPI merupakan teknik wawancara yang menggunakan bantuan perangkat komputer, seperti notebook, laptop, PC tablet, atau smartphone.

Melalui perangkat tersebut, petugas dapat langsung menginput jawaban responden ke dalam aplikasi atau kuesioner digital yang telah disediakan. Penggunaan metode CAPI dalam pendataan memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

  • Mengurangi penggunaan kertas, sehingga biaya operasional menjadi lebih efisien.

  • Mempercepat proses pengumpulan data, karena hasil wawancara langsung tersimpan dalam bentuk digital (softcopy).

  • Memudahkan penggabungan dan pengolahan data, sebab data dari lapangan dapat segera dikirim dan diproses tanpa harus melalui tahap entri data manual.

  • Meminimalkan kesalahan pencatatan, karena aplikasi biasanya dilengkapi fitur validasi data.

  • Mempercepat penyajian hasil sensus, karena data yang terkumpul dapat langsung diintegrasikan ke sistem pengolahan.

3. Mencatat Informasi Usaha

Setelah wawancara dilakukan, petugas mencatat berbagai informasi usaha yang diperlukan, antara lain:

  • Nama dan alamat usaha

  • Kegiatan usaha utama

  • Status operasional usaha

  • Jumlah tenaga kerja

  • Informasi identitas usaha lainnya sesuai kuesioner SE2026.

4. Melaporkan dan Mengoordinasikan Temuan

Hasil pendataan kemudian dilaporkan sesuai alur organisasi lapangan. Petugas dapat melakukan koordinasi dengan:

  • PML (Petugas Pemeriksa Lapangan) untuk proses pemeriksaan data;

  • Koseka (Koordinator Sensus Kecamatan) untuk pengendalian dan koordinasi pelaksanaan sensus di wilayah kerja.

Baca Juga: BPS Catat RI Impor 2,5 Ton Emas Senilai Rp 6,72 T, Pemasok Utama dari Australia

(ANB)