Konten dari Pengguna

Bagaimana Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen

Dalam pelaksanaan Pengelolaan Kinerja Guru (PKG) 2025, setiap pendidik diwajibkan melakukan refleksi diri sebagai bagian dari upaya pengembangan profesional. Kegiatan ini dilakukan dengan mengisi Dokumen Refleksi melalui platform Ruang GTK.

Salah satu pertanyaan penting dalam dokumen refleksi tersebut berbunyi, “Bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi?” Pertanyaan ini membantu guru dalam mengevaluasi pembelajaran dan menemukan cara baru untuk meningkatkan kompetensi profesional di kelas.

Untuk itu, bagi Bapak dan Ibu Guru yang sedang menyusun dokumen refleksi, berikut contoh penerapan inspirasi yang dapat meningkatkan penguasaan kompetensi secara nyata dan berkelanjutan.

Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Berdasarkan penjelasan dari kanal YouTube Dodi Aprianto dan Zahraabid Collection, berikut beberapa referensi jawaban yang bisa dijadikan acuan dalam mengisi dan mengumpulkan refleksi pengembangan kompetensi guru melalui Ruang GTK:

Pertanyaan: Apa inspirasi menarik yang Anda peroleh dari kegiatan?

Referensi Jawaban 1:

  • Pembelajaran di kelas perlu dilakukan secara berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan, sejalan dengan prinsip pembelajaran mendalam.

  • Kegiatan belajar hendaknya dikembangkan sesuai dengan karakteristik murid, sehingga benar-benar berpihak pada kebutuhan dan potensi mereka.

  • Pembelajaran di kelas juga harus memberikan ruang bagi murid untuk mengalami proses belajar yang utuh, mulai dari memahami, mengaplikasikan, hingga merefleksikan ilmu yang telah dipelajari.

Referensi Jawaban 2:

  • Menerapkan program pengembangan kompetensi yang sudah saya ikuti selama pelatihan mandiri.

  • Diskusi bersama guru, rekan sejawat dan atasan yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.

  • Berkolaborasi dengan warga sekolah melalui berbagai kesepakatan memberi saya kesempatan untuk belajar dari pengalaman mereka serta memperkaya praktik pembelajaran agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan berpusat pada murid.

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen

Pertanyaan: Bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi?

Referensi Jawaban 1: Saya menerapkan inspirasi tersebut untuk meningkatkan penguasaan kompetensi melalui beberapa langkah berikut:

  • Memanfaatkan berbagai model, strategi, dan media pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

  • Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik murid melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, sehingga setiap murid mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

  • Berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk terus melakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran, demi peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Referensi Jawaban 2:

  • Memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah bahwa pengembangan kompetensi guru sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpihak pada murid.

  • Menerapkan pendekatan diferensiasi untuk menyesuaikan proses belajar dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing siswa.

  • Menyusun pedoman perilaku yang jelas dan konsisten, dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam berbagai program, serta memberikan umpan balik secara berkelanjutan guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Baca Juga: 4 Kompetensi Guru dan Contoh Penerapannya dalam Pembelajaran

(ANB)