Bansos Beras 20 Kg Disalurkan Pemerintah, Cek Informasinya!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menyalurkan bantuan sosial atau bansos berupa bahan pangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Stimulus ekonomi ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat luas.
Lewat Perum Bulog, bantuan ini diberikan dalam bentuk beras dan minyak goreng untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Penyalurannya dilakukan untuk dua bulan sekaligus, sehingga setiap penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Tentu, ada syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi untuk mendapatkan bansos pangan ini. Simak informasi penyaluran bansos beras 20 kg selengkapnya dalam artikel berikut!
Penyaluran Bansos Beras 20 Kg
Bansos pangan berupa beras dan minyak goreng diberikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat untuk alokasi Februari dan Maret. Penyaluran bantuannya dilakukan untuk dua bulan sekaligus.
Mengutip laman Badan Pangan Nasional, kebijakan ini mengacu pada surat Kepala Bapanas nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tanggal 11 Februari yang menyebutkan bahwa penyaluran dilakukan dua bulan sekaligus setelah anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas tersedia. Kebijakan ini juga didasarkan pada hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) tahun 2026.
Nantinya, setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Dengan demikian, dalam satu kali penyaluran, masyarakat berhak menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama selama Ramadan hingga Idulfitri. Program bantuan pangan digulirkan ke masyarakat yang paling membutuhkan bantalan ekonomi.
"Oleh karena itu, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Badan Pangan Nasional melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat," ungkapnya.
Untuk mendukung program pangan beras dan minyak goreng, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun yang ditujukan kepada 33,2 juta penerima bantuan di seluruh Indonesia.
Penyaluran Bansos Dilakukan hingga April
Program bantuan pangan akan terus berjalan hingga April 2026 agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyatakan bahwa perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh penerima dapat merasakan kehadiran pemerintah melalui program bantuan tersebut.
"Untuk bantuan pangan beras dan minyak goreng, tentu karena persiapan dan lain sebagainya yang dilakukan Bulog, ini sedang berlangsung. Tentu distribusinya akan dilakukan Maret ini sampai April. Ada perpanjangan dan kami di Bapanas sudah membuatkan perpanjangan itu," ungkap Ketut, Jumat (27/3/2026), seperti dikutip dari laman Badan Pangan Nasional.
Berdasarkan laporan per 25 Maret 2026 yang diterima Bapanas, realisasi penyaluran telah mencapai 382.529 penerima di 24 provinsi. Secara kuantitas, bantuan yang telah disalurkan meliputi 7,65 juta kilogram beras dan 1,53 juta liter minyak goreng.
Pemerintah juga terus mendorong Perum Bulog untuk mempercepat distribusi agar seluruh target penerima segera terpenuhi.
"Ini harus dikerjakan di Bulog secepatnya di bulan April, sehingga dalam satu bulan ini, seluruh target yang disiapkan tadi bisa didistribusikan bantuan pangan beras dan minyak goreng," imbuh Deputi Ketut.
Baca Juga: Daftar Haji 2026 Berangkat Tahun Berapa? Ini Informasinya
(SA)
