Konten dari Pengguna

Basyirul Akhirat, Sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani yang Punya Banyak Manfaat

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani (Pexels).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani (Pexels).

Ada banyak amalan saleh yang menjadi peninggalan Syekh Abdul Qadir Jaelani. Salah satunya adalah basyirul akhirat, sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani yang memiliki banyak keutamaan jika diamalkan.

Mengutip laman NU, sholawat itu ditulis langsung oleh ulama yang populer dengan nama al-Jailani tersebut. Tak ada sejarah khusus di balik penulisan sholawat tersebut, namun bacaannya dipercaya adalah ilham yang diberikan oleh Allah melalui perantara Rasulullah SAW.

Beliau sendiri pernah berkata kepada murid-muridnya:

خُذُوْا مِنِّي هٰذِهِ الصَّلَاةَ فَإِنِّي قَدْ أَخَذْتُهَا بِاِلْهَامٍ مِنَ اللهِ

Artinya: “Kalian ambillah semua dari shalawat (Basyairul Khairat) ini karena sesungguhnya, aku telah mengambilnya dari Allah karena adanya ilham.”

Seperti apa bacaannya dan kapan waktu terbaik mengamalkannya? Berikut informasi yang dirangkum dari berbagai sumber tentang sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Profil Syekh Abdul Qodir Jaelani

Ilustrasi sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani (Pexels).

Syekh Abdul Qadir Jaelani dikenal sebagai salah satu tokoh Muslim tersohor di dunia. Beliau dikenal dengan julukan pemimpin para wali atau Sulthan al-Auliya’.

Menurut Sahara Ramadhani dan Shofia Trianing Indarti dalam buku Kisah Penyejuk Jiwa: Syaikh Abdul Qadir Jaelani, ulama besar asal Desa Jailan di Iran itu lahir pada Senin, 1 Ramadhan 470 Hijriah atau 1077 Masehi.

Beliau adalah salah satu keturunan langsung cucu Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan silsilahnya, ia merupakan keturunan Sayyidina Husain dari pihak ibu dan Sayyidina Hasan dari pihak ayahnya.

Syekh Abdul Qadir Jaelani dipercaya telah memiliki keistimewaan sejak lahir. Sebab sejak masih bayi, ia sudah ikut berpuasa dengan tidak minum ASI pada siang hari di bulan Ramadhan.

Semasa hidupnya, beliau juga mendalami berbagai macam ilmu agama. Ia sempat menuntut ilmu ke Baghdad mulai 488 Hijriah.

Wali Allah ini juga dikenal sebagai salah satu ulama yang produktif pada masanya. Berbagai karyanya yang populer, di antaranya Al-Gunyah Li Thalibi Thariqil Haqq, Al-Fathu ar-Rabbani wa al-faydh ar-Rahmani, tafsir al-Jaelani, dan futuh al-gaib.

Beliau juga mewariskan berbagai doa untuk diamalkan umat Muslim, termasuk sholawat. Sholawat Nabi gubahan Syekh Abdul Qadir Jaelani yang banyak diamalkan umat Muslim hingga saat ini adalah basyirul akhirat.

Bacaan dan Manfaat Sholawat Basyirul Akhirat

Ilustrasi sholawat Syekh Abdul Qodir Jaelani (Pexels).

Masih dari sumber yang sama, basyirul akhirat adalah salah satu bacaan yang selalu diamalkan Syekh Abdul Qodir Jaelani selepas sholat fardhu. Sholawat tersebut dibaca di antara zikir dan wirid sesudah sholat Isya.

Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Kisah Penyejuk Jiwa: Syaikh Abdul Qadir Jaelani:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ البَشِيرِ الْمُبَشِّرِ لِلْمُؤْمِنِينَ بما قَالَ العَظِيمِ: وَ أَنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berkati dan berikan kedamaian kepada junjungan kami Muhammad,

Pembawa kabar gembira bagi orang-orang beriman tentang apa yang dikatakan Yang Maha Agung bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang beriman.

Bacaan tersebut dipercaya punya banyak manfaat. Merujuk pada laman NU, berikut faedah dan keutamaan sholawat basyirul akhirat:

  1. Diangkat derajatnya pada posisi yang luhur.

  2. Doanya tidak akan sia-sia.

  3. Diampuni dosanya, baik orang yang membacanya maupun yang hadir di tempat pembacaannya.

  4. Didatangi empat malaikat saat ajal menjemputnya.

  5. Tak ada kegelisahan dna kesempitan dalam kuburnya.

  6. Akan dibukakan 40 pintu rahmat.

  7. Akan dipasang lampu dari cahaya sebagai penerang di atas kepalanya pada hari kebangkitan.

  8. Akan ditemani para malaikat dalam kuburnya. Malaikat di sebelah kanan akan menghiburnya dan yang di sebelah kiri akan menjaganya.

  9. Terdapat mahkota kemuliaan di atas kepalanya

  10. Akan mendapatkan kendaraan dari surga

  11. Tidak akan terlihat sedih maupun ada penyesalan dan tidak pula akan mendapat hisab di Hari Kiamat.

Frequently Asked Question Section

Apa arti julukan ‘Sulthan al-Auliya’ untuk Syekh Abdul Qodir Jaelani?

chevron-down

Artinya adalah pemimpin para wali.

Kapan dan di mana Syekh Abdul Qodir Jaelani lahir?

chevron-down

Senin, 1 Ramadhan 470 Hijriah atau 1077 Masehi di Desa Jailan, Iran.

Apa saja karya Syekh Abdul Qodir Jaelani semasa hidupnya?

chevron-down

Beberapa di antaranya Al-Gunyah Li Thalibi Thariqil Haqq, Al-Fathu ar-Rabbani wa al-faydh ar-Rahmani, tafsir al-Jaelani, futuh al-gaib, dan sirrul asrar.

(NSA)