Konten dari Pengguna

Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pendapat Para Ulama

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batas akhir bayar utang puasa Ramadhan 2026. Foto: Rauf Alvi/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batas akhir bayar utang puasa Ramadhan 2026. Foto: Rauf Alvi/Unsplash

Bayar utang puasa Ramadhan atau qadha hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang meninggalkan puasa karena uzur tertentu. Kewajiban ini ditunaikan dengan mengganti puasa sejumlah hari yang ditinggalkan.

Puasa qadha dapat dikerjakan kapan saja di luar bulan Ramadhan. Namun, masih banyak umat Muslim yang belum mengetahui batas waktu terakhir pelaksanaannya.

Untuk memahami batas akhir bayar utang puasa Ramadhan 2026, simaklah penjelasannya berikut!

Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan 2026

Ilustrasi batas akhir bayar utang puasa Ramadhan 2026. Foto: Shutter Stock

Dalam buku Tirulah Puasa Nabi, Resep Ilahi agar Sehat Ruhani-Jasmani oleh Yusuf Wardhawi, dijelaskan bahwa puasa qadha Ramadhan dapat dikerjakan kapan saja di luar bulan Ramadhan, baik secara berurutan maupun tidak. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 184.

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ۝١٨٤

"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS Al-Baqarah: 184)

Meski demikian, para ulama menganjurkan agar utang puasa segera ditunaikan ketika seseorang sudah mampu. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit orang yang belum bisa menyegerakan qadha puasa karena alasan tertentu. Akibatnya, kewajiban tersebut kerap ditunda hingga mendekati datangnya bulan Ramadhan.

Dihimpun dari buku 10 Formula Dasar Islam: Konsep dan Penerapannya oleh Gamar Al Haddar, M.Pd., para ulama berpendapat bahwa batas akhir pelaksanaan puasa qadha Ramadhan adalah sebelum Ramadhan berikutnya tiba.

Pendapat ini merujuk pada hadis riwayat Aisyah RA yang mengatakan, "Aku pernah memiliki tanggungan puasa Ramadhan yang belum dibayarkan hingga tiba bulan Sya'ban." (HR. Muttafaq ‘Alaih).

Dengan demikian, batas akhir bayar utang puasa Ramadhan 2026 adalah hingga tanggal 30 Sya'ban atau sehari sebelum Ramadhan dimulai. Waktu tersebut diperkirakan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah.

Baca Juga: Kapan Sidang Isbat Puasa 2026? Ini Jadwalnya

Hukum Menunda Bayar Utang Puasa Hingga Ramadhan Datang

Ilustrasi puasa. Foto: Odua Images/Shutterstock

Dalam skripsi Batasan Waktu Qadha Puasa Ramadhan Menurut Ulama Empat Mazhab oleh Dian Damayanti dari UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dijelaskan ketentuan hukum bagi seseorang yang belum membayar utang puasa hingga datangnya Ramadhan berikutnya.

Menurut ulama Mazhab Syafi'i, Hambali, dan Maliki, penundaan qadha puasa hingga Ramadhan berikutnya masih diperbolehkan apabila disertai uzur tertentu. Namun, jika penundaan tersebut dilakukan tanpa uzur, maka wajib meng-qadha puasa sekaligus membayar fidyah dengan memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan.

Berbeda dengan pendapat lainnya, ulama Mazhab Hanafi hanya mewajibkan pelaksanaan qadha puasa hingga tuntas tanpa ada kewajiban membayar fidyah.

(NSF)