Konten dari Pengguna

Beasiswa SEHAT Kemenkes 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi beasiswa. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi beasiswa. Foto: Shutterstock

Program Beasiswa SEHAT (Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan) tahun 2026 kembali dibuka. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) pada program studi tertentu untuk memperoleh dukungan pendidikan dan pengembangan diri.

Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Yayasan Khouw Kalbe (YKK). Melalui program tersebut, para penerima beasiswa diharapkan dapat menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, serta siap mengabdi, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan layanan kesehatan.

Bagi yang tertarik mengikuti program ini, simak informasi lengkap mengenai syarat, cara pendaftaran, hingga jadwal pelaksanaan Beasiswa SEHAT Kemenkes 2026 berikut ini.

Syarat Pendaftaran Beasiswa SEHAT Kemenkes

Kementerian Kesehatan RI. Foto: Nawal Karimi/Shutterstock

Program Beasiswa SEHAT terdiri atas dua kategori, yaitu SEHAT Diploma dan SEHAT Profesi. Berdasarkan buku Panduan Pendaftaran Beasiswa SEHAT Direktorat Penyediaan SDM Kesehatan Tahun 2026, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta, di antaranya:

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Perempuan

  • Berusia 17–24 tahun untuk jenjang D-3 dan D-4, serta maksimal 27 tahun untuk jenjang profesi.

  • Belum kawin

  • Mahasiswi aktif semester 1 dan semester 3 (khusus jenjang D-4)

  • Aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi/kemasyarakatan/kompetisi sesuai program studi

  • Bersedia menjadi YKK Ambassador

  • Berkomitmen berpartisipasi aktif pada seluruh rangkaian pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring bagian dari Program Beasiswa SEHAT

  • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain dengan komponen yang sama

Syarat Akademik

  • Memiliki nilai rapor SMA/SMK/MA kelas 10 hingga kelas 12 dengan rata-rata minimal 80 setiap semester (untuk pendaftar D-3 dan D-4 semester 1)

  • Memiliki IP minimal 3,30 pada semester 1 (untuk pendaftar D-4 semester 3) dan minimal 3.75 pendidikan sebelumnya (untuk pendaftar Profesi)

  • Menulis esai pendaftaran sesuai ketentuan

  • Mengunggah video pendek di Instagram atau TikTok mengenai alasan mengabdi di wilayah DTPK (Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan) khusus untuk pendaftar profesi

Syarat Administrasi

  • Scan KTP

  • Scan Kartu Keluarga

  • Pas foto ukuran 4x6 cm format JPG dengan latar belakang polos warna bebas

  • Scan rapor SMA/SMK/MA kelas 10 hingga kelas 12 (6 semester)

  • Scan KHS Semester 1 untuk pendaftar D-4 semester 3

  • Scan ijazah dan transkrip nilai D-4/S-1

  • Surat keterangan mahasiswa aktif yang dikeluarkan secara resmi oleh Poltekkes Kemenkes.

  • Surat rekomendasi:

    • Untuk pendaftar jenjang D-4 tahun kedua (semester 3, dikeluarkan resmi oleh Poltekkes Kemenkes.

    • Untuk pendaftar jenjang Profesi, dikeluarkan resmi oleh Institusi Pendidikan/tempat kerja sebelumnya

  • Scan esai pendaftaran yang sudah dibuat sebagai syarat akademik

Cara Daftar Beasiswa SEHAT Kemenkes

Ilusrasi cara daftar Beasiswa SEHAT Kemenkes. Foto: Pexels

Seluruh proses rekrutmen penerima Beasiswa SEHAT dilaksanakan secara daring, mulai dari tahap pendaftaran hingga seleksi akhir. Berikut panduan dan tahapan yang perlu diikuti oleh calon peserta:

  • Mengisi data diri dan mengunggah dokumen persyaratan melalui laman https://sibk.kemkes.go.id/.

  • Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes penulisan esai secara daring dengan durasi 120 menit.

  • Peserta yang lolos tes esai akan mengikuti wawancara online selama kurang lebih 25 menit dengan panel yang terdiri atas penyelenggara beasiswa, akademisi, dan profesional terkait.

  • Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akhir wajib melakukan registrasi ulang sebagai penerima beasiswa.

Penerima beasiswa nantinya memperoleh berbagai manfaat, mulai dari bantuan dana pendidikan dengan total maksimal Rp10.000.000 per semester, pelatihan pengembangan kapasitas diri, serta program mentoring. Selain itu, penerima beasiswa juga berkesempatan memperluas jejaring di tingkat nasional maupun internasional.

Pilihan Program Studi Beasiswa SEHAT Kemenkes

Ilustrasi Beasiswa SEHAT Kemenkes. Foto: David Gyung/Shutterstock

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswi dengan program studi sebagai berikut:

  • Keperawatan

  • Kebidanan

  • Gizi dan Dietetika

  • Farmasi

  • Sanitasi Lingkungan

  • Teknik Laboratorium Medik

  • Kesehatan Gigi

  • Promosi Kesehatan

  • Fisioterapi

  • Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi

Jadwal Seleksi Beasiswa SEHAT Kemenkes

Ilustrasi jadwal Beasiswa SEHAT Kemenkes. Foto: Shutterstock

Agar tidak melewatkan tahapan penting, berikut jadwal pelaksanaan program Beasiswa SEHAT Kemenkes 2026:

  • Sosialisasi: 2–5 Juni 2026

  • Pendaftaran: 8–30 Juni 2026

  • Seleksi Administrasi: 1–27 Juli 2026

  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 28 Juli 2026

  • Tes Penulisan Esai: 1 Agustus 2026 (15.30–17.30 WIB)

  • Seleksi Tes Penulisan Esai: 3–16 Agustus 2026

  • Pengumuman Hasil Seleksi Penulisan Esai: 19 Agustus 2026

  • Tes Wawancara: 21 Agustus–14 September 2026

  • Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 16 September 2026

  • Pertemuan Induksi: 19 September 2026

  • Registrasi Ulang: 19 September–9 Oktober 2026

  • Orientasi: 11 Oktober 2026

Baca Juga: Beasiswa SDM Sawit 2026: Persyaratan Umum dan Sasaran Penerima

(SA)